pilihan +INDEKS
Kapolresta Janji Tak Ada Ruang Premanisme di Pekanbaru
Publikterkini.com - Tidak main-main, semua aksi premanisme yang sudah sangat meresahkan masyarakat akan ditindak tegas.
Hal ini ditegaskan Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya saat mengekspos penangkapan delapan pelaku penyerangan dan pengrusakan kepada Mobil dan Petugas Bea dan Cukai di Jalan Juanda beberapa hari lalu.
Seperti diketahui, delapan pelaku penyerangan dan pengrusakan mobil Dinas Bea dan Cukai akhirnya dibekuk tim gabungan Ditreskrimum Polda Riau dan Satreskrim Polresta Pekanbaru, Jumat, 23 April 2021.
Ke delapan tersangka ini diketahui identitasnya, Abdullah (45), Difa Septian (23), Karlo Lainsemputu (43), Roberto Patipuen (24), Yanes Lainsampatih (42), Yongki Hamursia (36), M Safii (23) dan Klefi Hermosial (23).
"Tak ada ruang bagi preman. Kami ingatkan, siapa saja yang akan melakukan aksi premanisme dan mengganggu kenyamanan masyarakat, akan ditindak tegas," ucap Kombes Nandang, Selasa.
Perwira menengah yang punya pangkat tiga bunga dipundaknya ini juga menegaskan bahwa negara tidak boleh kalah dengan pelaku kejahatan.
"Negara tidak boleh kalah dengan aksi premanisme, siapa nekat kita tangkap," pungkasnya. *
Berita Lainnya +INDEKS
Menang Praperadilan, Kuasa Hukum Bie Hoi Laporkan Empat Oknum Penyidik ke Irwasda dan Propam Polda Riau
PEKANBARU || Tim kuasa hukum Bie Hoi resmi melayangkan surat pengaduan ke Inspektorat Pengawasan .
Merasa Diperas dan Dicemarkan Nama Baiknya, ZN Laporkan Akun TikTok @Detakfakta dan Rekannya ke Polresta Pekanbaru
PEKANBARU || Polemik dugaan pelanggaran hukum di ruang digital kembali mencuat di Kota Pekanbaru..
Anak Bupati dan Selegram Terkenal Pekanbaru Terjaring Razia di Club Malam, Ini Barang Bukti Yang di Temukan
PEKANBARU || Polresta Pekanbaru terus intensif melakukan razia di tempat hiburan malam, Saat razi.
Gugatan Praperadilan Law Firm Jetsiber Dikabulkan: Penetapan Tersangka Dinyatakan Tidak Sah oleh Pengadilan
LIMA PULUH KOTA| |Pengadilan Negeri Tanjung Pati mengabulkan gugatan praperadilan yang diaj.
Frans Sibarani Kritik Mutasi Pascadugaan SPPD Fiktif
PEKANBARU || Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Solidaritas Peduli Keadilan Nasional (DPP-S.
Dugaan Mafia Tanah di Tapung Meledak, RHUKI Desak Kapolda Riau Turun Tangan
PEKANBARU || Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Riau Rumah Hukum Indonesia (RHUKI) meminta perhati.







