pilihan +INDEKS
Diduga, Judi Modus Gelper Kembali Marak di Pekanbaru
Publikterkini.com - Gelanggang permainan (gelper) yang didominasi pria dewasa terindikasi aktivitas perjudian di Pekanbaru kembali marak.
Padahal sebelumnya, saat mau berakhirnya masa jabatan Kapolri Jendral Pol Idham Azis serta dilantiknya Kapolri baru Jendral Pol Sigit Listyo, gelper tersebut tutup.
Penelusuran dilapangan, sejumlah tempat Gelper yang kembali beraktifitas diantaranya, Gelper Binggo, Gelper Pokemon, Gelper Superstar ketiganya buka di Jalan Riau dan Gelper Nep Ece Game di Jalan Kuantan (bersebelahan dengan Pujasera Sedap Malam -red).
Pantauan publikterkini.com di Jalan Kuantan, Senin (29/3/2021) malam, terlihat banyak kendaraan yang parkir, baik roda empat maupun roda dua. Padahal, saat tutup beberapa minggu lalu, tempat ini terlihat sepi, hanya ada beberapa kendaraan yang parkir.
Kalau mau masuk kedalam, kita harus terlebih dahulu melewati sejumlah pemuda berbadan tegap. Diduga pemuda tersebut keamanan atau pengawal tempat Gelper.
Saat masuk dan duduk langsung didatangi cewek berpenampilan menarik menghampiri dan mengatakan ''main bang''. Kalau baru buat kartu dulu, harganya Rp25 ribu. Kalau sudah ada kartu langsung aja isi depositnya.
Karena masih baru, dibuatlah kartu dengan membayar harga yang telah ditentukan. Setelah itu, isi deposit sebesar Rp50 ribu dan mendapat saldo 5 ribu poin, jumlah saldo tergantung berapa yang dibeli.
Kemudian sejumlah permainan game itu dimainkan. Namun, kalau tak mau main lagi, maka voucher ditukarkan ke pengawas ataupun karyawan Gelper tersebut.
Didalam tempat tersebut juga terlihat sejumlah permainan game yang cara memainkannya diawali dengan pembelian kartu atau isi saldo yang sudah disiapkan pemilik.
''Kalau menang, nanti ditukarkan ke karyawannya. Nanti karyawannya memberi voucher senilai isi saldo kartu. Barulah bisa diuangkan di kasir,'' kata salah seorang pengunjung yang tak mau disebutkan namanya.
Untuk mengelabui aparat penegak hukum, terlihat diipajang beberapa unit sepeda motor. Diduga sebagai alasan untuk hadiah pemenang.
Bagi orang awam, Gelper ini adalah sebuah pusat permainan biasa untuk menghilangkan suntuk, menghabiskan waktu mengisi kekosongan. Namun di balik Gelper yang dikendalikan oleh sistem komputer, diduga kental bernuansa perjudian. *
Berita Lainnya +INDEKS
Menang Praperadilan, Kuasa Hukum Bie Hoi Laporkan Empat Oknum Penyidik ke Irwasda dan Propam Polda Riau
PEKANBARU || Tim kuasa hukum Bie Hoi resmi melayangkan surat pengaduan ke Inspektorat Pengawasan .
Merasa Diperas dan Dicemarkan Nama Baiknya, ZN Laporkan Akun TikTok @Detakfakta dan Rekannya ke Polresta Pekanbaru
PEKANBARU || Polemik dugaan pelanggaran hukum di ruang digital kembali mencuat di Kota Pekanbaru..
Anak Bupati dan Selegram Terkenal Pekanbaru Terjaring Razia di Club Malam, Ini Barang Bukti Yang di Temukan
PEKANBARU || Polresta Pekanbaru terus intensif melakukan razia di tempat hiburan malam, Saat razi.
Gugatan Praperadilan Law Firm Jetsiber Dikabulkan: Penetapan Tersangka Dinyatakan Tidak Sah oleh Pengadilan
LIMA PULUH KOTA| |Pengadilan Negeri Tanjung Pati mengabulkan gugatan praperadilan yang diaj.
Frans Sibarani Kritik Mutasi Pascadugaan SPPD Fiktif
PEKANBARU || Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Solidaritas Peduli Keadilan Nasional (DPP-S.
Dugaan Mafia Tanah di Tapung Meledak, RHUKI Desak Kapolda Riau Turun Tangan
PEKANBARU || Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Riau Rumah Hukum Indonesia (RHUKI) meminta perhati.







