pilihan +INDEKS
PWMOI Kota Pekanbaru Minta Menteri Imipas Bersihkan Kamar Lodes Yang diduga Sengaja Disediakan di Setiap Lapas dan Rutan di Indonesia
PEKANBARU || Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perkumpulan Wartawan Media Onlinesia (PWMOI) Kota Pekanbaru Aprianto, SH yang didampingi Sekretaris PWMOI Pekanbaru Daeng Johan angkat bicara terkait maraknya penipuan atau lodes yang banyak merugikan masyarakat.
Kita dari PWMOI Kota Pekanbaru meminta kepada Bapak Menteri Imipas Jenderal Pol (Purn) Agus Andrianto untuk mencopot kalapas atau karutan yang menyediakan kamar khusus lodes dan penipuan di dalam Lapas atau Rutan. (3/5/2026)
Kami mendapat informasi ini dari mantan narapidana di Provinsi Riau yang di paksa dan disediakan kamar untuk melakukan lodes atau penipuan, kami lakukan ini karena terpaksa agar kami aman di penjara ini, peran kami semua berbeda-beda, ada yang mengaku jadi anggota TNI, Polri, Pengusaha.
Modus "Lodes": Kelompok Napi diketahui mengembangkan modus operandi baru yang disebut "lodes" untuk menjerat korban secara daring.
Untuk itu, kata Aprianto, Pemerintah melalui Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan harus lebih serius membersihkan Lapas dari aksi penipuan melalui alat komunikasi.
Petugas Lapas harus rutin melakukan penggeledahan maksimal di kamar-kamar hunian untuk menyita handphone yang sering digunakan napi untuk menipu, hal ini agar tindakan serupa tidak terulang kembali," tegas Aprianto.
Lebih lanjut Aprianto menerangkan bahwa apabila Narapidana terbukti masih mengendalikan kejahatan seperti love scamming dan penipuan online dari balik jeruji maka pihak Lapas ataupun Rutan harus berani melakukan penindakan tegas kepada para Napi dengan cara dipindahkan ke Lapas dengan pengamanan ekstra ketat di Nusakambangan." Tutup Aprianto.
(Humas DPD PWMOI Pekanbaru)
Berita Lainnya +INDEKS
PH Sukma Dewi Bongkar Polemik Dana Rp11 Miliar, Ellyatun Disomasi
PEKANBARU || Persoalan harta peninggalan keluarga almarhum H. Ahmad Bebas mencuat setelah Sukma D.
Liputan HUT RI di Minas Berujung Dugaan Ancaman terhadap Wartawan
SIAK || Seorang wartawan Catatanriau.com, Idris Harahap, mengaku mengalami intimidasi dan ancaman.
Lagi Perawatan di Klinik Kecantikan, Bos Besar Narkoba Kampung Bahari di Tangkap BNN RI
JAKARTA || Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap MR alias Bos Gendut, bandar narkoba besar di .
Advokat Bentrok dengan DC di Pekanbaru, LBH SPN Desak Polda Riau Usut Dugaan Premanisme
PEKANBARU || Ketegangan antara seorang advokat dan sejumlah orang yang diduga debt collector (DC).
Hakim Vonis Rata Abdul Wahid dan Kawan-Kawan 2 Tahun Penjara, KPK Ajukan Banding
PEKANBARU || Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajukan upaya hukum banding atas vonis 2 tahun.
DPW GMPK Riau Kecam Keras Pengeroyokan Jurnalis di Siak: Intimidasi Terbuka Terhadap Pengawasan Publik
PEKANBARU || Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Provinsi Riau.







