pilihan +INDEKS
Sah, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono Resmi Lantik M Rahul Jadi Ketua Pemuda Tani Indonesia Provinsi Riau
Publikterkini.com,Pekanbaru - Muhammad Rahul dampingi Wakil Menteri Pertanian RI Sudaryono dalam rangkaian penanaman jagung bersama dan pelantikan DPD Pemuda Tani Indonesia Provinsi Riau yang diselenggarakan di Okura Rumbai kota Pekanbaru, Senin (3/2/2025).
Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Menteri Pertanian RI Sudaryono beserta istri, Waka Polri yang diwakili oleh Kakorsabhara Baharkam Polri Irjen Pol Mulia Hasudungan Ritonga, Irwil II Itwasum Polri Brigjen Pol Joko Hari Utomo, Kabagops Korsabhara Baharkam Polri Kombes Pol Purwoko Yudianto.
Selain itu hadir juga Pj. Gubernur Riau Rahman Hadi, Kapolda Riau Irjen Pol Muhammad Iqbal, Forkopimda Riau, Wakapolda Riau Brigjen Pol Jossy Kusumo, Danrem O31/ WB diwakili, Para PJU Polda Riau, Kapolres/ta Jajaran Polda Riau dan tamu undangan lainnya.
Kakorsabhara Baharkam Polri Irjen Pol Mulia Hasudungan Ritonga dalam sambutannya menyampaikan, sebagai mitra pemerintah dalam program-program pertanian dalam mewujudkan swasembada pangan yang dicanangkan Presiden RI dan harapan ini besar terjadi di Provinsi Riau.
Maka dari itu, Polri untuk mendukung program-program yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto mempunyai 4 program untuk mendukung swasembada pangan :
1. Pekarangan bergizi, yang mana program ini sudah diterlaksana di 58 Polres/ta seluruh Indonesia, 4.962 Polsek dan 3.502 desa percontohan.
2. Pemanfaatan lahan produktifitas. Dan Presiden RI Prabowo Subianto berharap polisi di tahun 2025 ini mampu menanam jagung sejuta hektare.
3. Melakukan rekrutmen tenaga untuk tahanan pangan, dan saat ini kita sudah merekrut sebanyak 600 orang yang didik di Pusdik Binmas.
4. Pengawasan dan kelancaran distribusi penggunaan benih atau bibit Pertanian.
Sementara itu Wakil Menteri Pertanian RI Sudaryono kepada awak media menyampaikan, kehadiran nya tersebut dalam rangka penanaman jagung bersama dan pelantikan DPD Pemuda Tani Indonesia.
"Yang mana dalam hal ini, pemerintah telah melakukan kerja sama dengan Polri terkait produksi jagung dengan target 1,3 juta hektare ", ujar Sudaryono.
Dan hari ini secara simbolis di Provinsi Riau kita laksanakan penanaman jagung. Penanaman jagung yang dimaksud karena Riau ini salah satu daerah yang mempunyai lahan sawit nya besar, sehingga diperemajaan sawit itu diharapkan dapat di tanami jagung.
" Dan itu merupakan salah satu langkah yang strategis. Dan juga kita lihat seluruh Polda bergeliat semua melakukan penanaman bibit jagung untuk mendukung swasembada pangan ", tutup nya.
Sementara Muhammad Rahul menyebutkan, kegiatan ini merupakan Program pokok Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan indonesia sebagai negara swasembada pangan yang pernah diakui dunia.
"Dan kita pemuda tani indonesia Provinsi Riau meminta kepada Pak Wamentan untuk memberikan prioritas kepada petani di Provinsi Riau agar petani sejahtera dan makmur ", ucap M Rahul Kapoksi Komisi III DPR RI.
Berita Lainnya +INDEKS
Wawako Tinjau Salah Satu Stand Kendaraan Listrik Ramah Lingkungan
PEKANBARU ||Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia kembali menggelar Pelita Indonesia Stu.
Pengurus HIPMI Riau Laporkan Dugaan Pelanggaran Mekanisme di HIPMI Riau ke SC dan OC Munas XVIII
PEKANBARU || Sehubungan dengan pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) XVIII HIPMI, beberapa angg.
Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho Pimpin Upacara peringatan Hardiknas 2026, Tegaskan Komitmen Memajukan Dunia Pendidikan
PEKANBARU || Bertempat di lapangan terbuka komplek Mal Pelayanan Publik (MPP) Jalan Jendera.
Patroli Udara dan Pemadaman Karhutla di Pelalawan dan Pemadaman kebakaran Lahan Gambut
PELALAWAN || Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau terus dilakuk.
Polresta Pekanbaru Gelar Apel dan Gotong Royong Rekonstruksi Asrama Polisi
PEKANBARU || Polresta Pekanbaru melaksanakan Apel Gotong Royong dalam rangka rekonstruksi Asrama .
Waspada Produk Kedaluwarsa, Wawako Pekanbaru Minta Warga Lebih Selektif Jelang Lebaran
PEKANBARU || Warga harus mewaspadai produk makanan maupun minuman kedaluwarsa jelang Lebaran 2026.







