pilihan +INDEKS
Langgar Prokes, Pemilik Kafe Dipanggil
Publikterkini.com - Tim yustisi Kota Pekanbaru memberikan surat panggilan pertama kepada pengelola kafe dan mengamankan beberapa pengunjung, dalam operasi penegakkan protokol kesehatan (Prokes), Sabtu (24/4/2021) malam.
Mereka kedapatan oleh tim melakukan pelanggaran prokes, dan masih melayani pengunjung dari batas waktu yang telah ditentukan pemerintah kota.
Malam itu 103 orang tim gabungan dari Polresta Pekanbaru, Satpol PP Pekanbaru, Satpol PP Riau, Kodim menyasar sejumlah tempat keramaian seperti pusat kuliner dan kafe di beberapa titik wilayah hukum Polresta Pekanbaru.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya. Ia menyebut kegiatan ini berupa melakukan patroli, penertiban dan himbauan terhadap tempat usaha yang tidak mematuhi prokes.
Sebagaimana yang diatur dalam Instruksi Walikota Pekanbaru, nomor 003.2/DPMPTSP/609/2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 H/2021 M, di tengah pandemi wabah Covid 19.
"Kami menyisir mulai dari seputaran Jalan Jendral Sudirman, Jalan Riau, Jakan Soekarno Hatta, HR. Soebrantas, Arifin Achmad, dan Jalan Patimura," terang Kapolres.
Ia menyebut, tempat usaha yang dikunjungi diberikan imbauan dalam menjalankan protokol kesehatan dan beroperasi sesuai Instruksi Walikota Pekanbaru.
Dari kegiatan ini, masih didapati pelaku usaha dan masyarakat yang melanggar protokol kesehatan. Sejumlah pelaku usaha, pedagang kaki lima dan kafe tidak mematuhi Instruksi Walikota untuk melakukan penjualan take away diatas pukul 22.00 WIB.
Dua pemilik kafe, yang berada di Jalan HR Subrantas diberikan sanksi pemanggilan oleh Satpol PP Kota Pekanbaru akibat tak patuh prokes.
Sementara itu, delapan orang pengunjung kafe juga diamankan ke Kantor Satpol PP Kota Pekanbaru. "Mereka tidak memiliki identitas. Jadi dibawa ke Kantor Satpol PP untuk pendataan," jelasnya.
Tim juga melakukan imbauan kepada pemilik usaha makanan dan minuman, agar selalu mematuhi Prokes Covid - 19. Mereka juga harus menyediakan sarana Prokes, berupa sabun tempat cuci tangan, menyediakan hand sanitizer, dan membatasi kursi disetiap meja yang tersedia. *
Berita Lainnya +INDEKS
PWMOI Kota Pekanbaru Minta Menteri Imipas Bersihkan Kamar Lodes Yang diduga Sengaja Disediakan di Setiap Lapas dan Rutan di Indonesia
PEKANBARU || Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perkumpulan Wartawan Media Onlinesia (PWMOI) Kota .
Kontroversi Tanah di Rumbai: Hak Milik Sah Lansia 84 Tahun Diduga Dialihkan Lewat Administrasi Bermasalah
PEKANBARU || Dugaan serius penyalahgunaan kewenangan dalam penerbitan dokumen pertanahan mencuat .
Aksi Debt Collector Berujung Pengeroyokan di Pekanbaru, Polisi Tangkap Empat Orang
PEKANBARU || Praktik penarikan kendaraan bermotor yang diduga dilakukan secara ilegal oleh oknum .
Debt Collector Kembali Brutal di Pekanbaru, Nasabah di Keroyok Hingga Berdarah, Diduga Ada Oknum Aparat aktif
PEKANBARU || Aksi brutal diduga debt collector kembali menggemparkan warga Kota Pekanbaru. Seoran.
Air Mata Korban Tumpah: Tuntutan 3 Tahun Dianggap Menghina Penderitaan
PEKANBARU || Sidang lanjutan kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dengan terdakwa Ahm.
Dua Wanita di Tangkap Dittipidnarkoba Bareskrim Polri Jaringan Narkoba Koko Erwin dan The Doctor
JAKARTA || Pelarian internasional bandar narkoba kelas kakap Erwin Iskandar alias Koko Erwin dan .







