pilihan +INDEKS
FPR Minta Polisi Tangkap Pelaku Pembunuh Wartawan Mara Salem
Publikterkini.com - Pers kembali berduka. Kali ini duka menimpa wartawan media online di Simalungun, Sumatera Utara, Marasalem Harahap. Yang bersangkutan ditembak secara sadis saat pulang menuju rumahnya di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.
Ketua Forum Pemred Riau, Rahmad Handayani menyampaikan duka mendalam. Ia mengutuk keras aksi kekerasan kesekian kali terhadap wartawan ini.
Rahmad berharap tragedi yang menimpa Marasalem ini adalah yang terakhir kali. Ini duka pers Indonesia, dan duka seluruh keluarga besar wartawan.
"Forum Pemred Riau menyampaikan duka yang mendalam atas musibah ini. FPR memberi atensi khusus terhadap peristiwa ini dan akan mengawal terus proses hukumnya di kepolisian," ujar Rahmad, hari ini.
Rahmad mengajak rekan-rekan media untuk mengawal terus kasus ini melalui pemberitaan di media masing-masing, sampai ditemukan otak dan eksekutornya.
Karena itu Rahmad berharap pihak kepolisian bergerak cepat menangkap pelaku dan aktor intelektualnya. "Polisi gerak cepat tangkap pelaku dan berikan hukuman yang seberat-beratnya. Mari kita kawal terus pemberitaannya," katanya.
Rahmad juga mengingatkan wartawan untuk bekerja profesional, mengedepankan kode etik jurnalstik sebagai acuan kerja seorang jurnalis. *
Berita Lainnya +INDEKS
Jetro Sibarani Apresiasi Polda Riau Lanjutkan Kasus Deposito Rp3,2 Miliar
PEKANBARU || Penanganan kasus dugaan pemalsuan tanda tangan yang berkaitan dengan hilangnya tabun.
PWMOI Kota Pekanbaru Minta Menteri Imipas Bersihkan Kamar Lodes Yang diduga Sengaja Disediakan di Setiap Lapas dan Rutan di Indonesia
PEKANBARU || Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perkumpulan Wartawan Media Onlinesia (PWMOI) Kota .
Kontroversi Tanah di Rumbai: Hak Milik Sah Lansia 84 Tahun Diduga Dialihkan Lewat Administrasi Bermasalah
PEKANBARU || Dugaan serius penyalahgunaan kewenangan dalam penerbitan dokumen pertanahan mencuat .
Aksi Debt Collector Berujung Pengeroyokan di Pekanbaru, Polisi Tangkap Empat Orang
PEKANBARU || Praktik penarikan kendaraan bermotor yang diduga dilakukan secara ilegal oleh oknum .
Debt Collector Kembali Brutal di Pekanbaru, Nasabah di Keroyok Hingga Berdarah, Diduga Ada Oknum Aparat aktif
PEKANBARU || Aksi brutal diduga debt collector kembali menggemparkan warga Kota Pekanbaru. Seoran.
Air Mata Korban Tumpah: Tuntutan 3 Tahun Dianggap Menghina Penderitaan
PEKANBARU || Sidang lanjutan kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dengan terdakwa Ahm.







