pilihan +INDEKS
Pedagang Ditemukan Jadi Mayat di Kolam Bekas Galian C
Publikterkini.com - Warga Desa Tanjung Rambutan Kecamatan Kampar dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat pria di kolam bekas Galian C, Ahad (25/04/2021) sore sekira pukul 16.30 WIB.
Identitas korban diketahui bernama Pristian Fadli Efendi Putra (29 tahun), pekerjaan dagang, warga Dusun I Bokan Desa Tanjung Rambutan, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar.
Informasi dari Polsek Kampar, kronologi penemuan mayat ini berawal pada Sabtu malam (24/04/2021) sekira pukul 20.00 WIB. Saat itu korban tidak pulang kerumah seperti biasanya, dan pihak keluarga sudah menghubungi telpon selularnya namun tidak aktif.
Kemudian warga mencari korban diseputaran Desa Tanjung Rambutan, namun tidak berhasil menemukan, keesokan harinya pada Minggu (25/04/2021) beberapa warga melihat sepeda motor milik korban berada di lokasi bekas galian C Dusun I Bokam Desa Tanjung Rambutan.
Beberapa saat kemudian juga terlihat mayat korban berada dalam kolam genangan bekas galian C tersebut dalam keadaan tertelungkup, dan yang terlihat dipermukaan hanya bagian pantat korban.
Kemudian beberapa warga langsung masuk ke kolam tersebut lalu mengangkat korban ke darat. Salah seorang warga juga menghubungi piket Polsek yang diterima KA. SPKT I Aipda Jhoni Irawan yang kemudian bersama anggota lainnya mendatangi TKP, dimana korban saat itu sudah berada di darat.
Petugas kepolisian dari Polsek Kampar ini bersama Tim Inavis Polres Kampar kemudian melakukan olah TKP, setelah itu membawa Korban ke rumah Sakit Umum Bangkinang menggunakan Ambulance Desa Tanjung Rambutan.
Setibanya di RSUD Bangkinang, pihak Kepolisian melakukan koordinasi dengan pihak RSUD serta pihak keluarga. Selanjutnya disepakati untuk membawa korban ke RS Bhayangkara Polda Riau untuk dilakukan otopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian korban.
Kapolsek Kampar, AKP Marupa Sibarani SH MH mengatakan, dari hasil pengecekan awal pada tubuh korban ditemukan sejumlah luka.
'''Saat ini pihaknya masih menunggu hasil otopsi dari Tim Forensik, pihaknya juga masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kejadian ini,'' jelasnya. *
Berita Lainnya +INDEKS
Frans Sibarani Kritik Mutasi Pascadugaan SPPD Fiktif
PEKANBARU || Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Solidaritas Peduli Keadilan Nasional (DPP-S.
Dugaan Mafia Tanah di Tapung Meledak, RHUKI Desak Kapolda Riau Turun Tangan
PEKANBARU || Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Riau Rumah Hukum Indonesia (RHUKI) meminta perhati.
Operasi Antik LK 2026, Polda Riau Ungkap 435 Kasus Narkotika
PEKANBARU || Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau bersama jajaran berhasil mengungkap 435 kasus .
Dua Warga Terjaring Operasi Antik, Polisi Ajak Masyarakat Bersama Lawan Narkoba
PEKANBARU || Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Pekanbaru kembali menggencarkan Oper.
Jeritan Korban Tak Digubris? Putusan Ringan KDRT WNA Gegerkan Pekanbaru, Publik Pertanyakan Nurani Keadilan!
PEKANBARU ||Putusan sidang kasus dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang menjerat terdakw.
Jetro Sibarani Apresiasi Polda Riau Lanjutkan Kasus Deposito Rp3,2 Miliar
PEKANBARU || Penanganan kasus dugaan pemalsuan tanda tangan yang berkaitan dengan hilangnya tabun.







