pilihan +INDEKS
Dari Pelaku Usaha yang Kena Denda
Tim Satgas Covid Sudah Kumpulkan Rp15 Juta Lebih
Publikterkini.com - Sepekan PPKM level IV tahap III di Kota Pekanbaru, denda sanksi administrasi pelanggar Protokol Kesehatan (Prokes) sudah mencapai Rp15 juta lebih dari sejumlah pelaku usaha dan perorangan.
Kasatpol PP Kota Pekanbaru, Iwan Simatupang, melalui Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan Daerah (PPUD) Fakhrudin mengatakan, total denda terkumpul Rp 15.150.000.
Dengan rincian 39 pelanggar dari pelaku usaha dan 11 sisanya merupakan perorangan yang masing- masing yang disanksi denda adminstrasi Rp100 ribu karena tidak memakai masker.
Sanksi denda adminstrasi yang dikenakan sesuai Peraturan Daerah Kota Pekanbaru Nomor 7 Tahun 2021, tentang perubahan atas Perda Nomor 5 Tahun 2021, tentang perlindungan masyarakat dari penyebaran dan dampak corona virus disease 2019.
"Sesuai laporan hunting patroli PPKM Level IV Tahap III dari 10 Agustus hingga 15 Agustus jumlah sanksi denda administrasi Rp15 juta lebih berasal dari pelaku usaha dan perorangan," kata Fakhrudin, hari ini.
Dia menjelaskan, dari 39 pelaku usaha yang melanggar itu dikenakan sanksi beragam. Dengan rincian, 16 pelaku usaha diantaranya disanksi Rp500 ribu, 16 lagi Rp300 ribu, 5 Rp200 ribu, 1 Rp150 ribu dan 1 pelaku usaha lagi dikenakan denda sanksi administrasi sebesar Rp100 ribu.
Sedangkan untuk 11 orang pelanggar Prokes masing- masingnya dikenakan denda Rp100 ribu. Selain sanksi denda administrasi, Fakhrudin, mengatakan, dalam giat hunting patroli yang dilaksanakan selama sepekan itu, tim gabungan juga memberikan tindakan kepada pelanggar Prokes dengan memblokir 3 Nomor Induk Kependudukan (NIK) warga.
Kemudian, membubarkan 2 acara pesta pernikahan di lokasi berbeda berikut mengamankan 15 barang dari pelaku usaha yakni 14 kursi dan 1 server Warnet.
Tim gabungan juga menemukan 10 orang warga tidak memiliki identitas dan 14 orang tidak menggunakan masker saat menjalankan aktivitasnya.
"Untuk teguran tertulis sudah kami berikan kepada 19 pelaku usaha, teguran lisan 6, dan sanksi sosial kepada 23 orang pelanggar Prokes. Penyegelan 4 tempat usaha juga sudah kami lakukan," jelasnya.
Kemudian tim juga melakukan tes swab antigen ditempat kepada warga yang terjaring ditempat kerumunan. Total ada 177 orang.
"Hasilnya 173 orang nonreaktif dan 4 orang reaktif covid-19 dan sudah diisolasi di fasilitas mili pemerintah," ungkapnya. *
Berita Lainnya +INDEKS
PH Sukma Dewi Bongkar Polemik Dana Rp11 Miliar, Ellyatun Disomasi
PEKANBARU || Persoalan harta peninggalan keluarga almarhum H. Ahmad Bebas mencuat setelah Sukma D.
Liputan HUT RI di Minas Berujung Dugaan Ancaman terhadap Wartawan
SIAK || Seorang wartawan Catatanriau.com, Idris Harahap, mengaku mengalami intimidasi dan ancaman.
Lagi Perawatan di Klinik Kecantikan, Bos Besar Narkoba Kampung Bahari di Tangkap BNN RI
JAKARTA || Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap MR alias Bos Gendut, bandar narkoba besar di .
Advokat Bentrok dengan DC di Pekanbaru, LBH SPN Desak Polda Riau Usut Dugaan Premanisme
PEKANBARU || Ketegangan antara seorang advokat dan sejumlah orang yang diduga debt collector (DC).
Hakim Vonis Rata Abdul Wahid dan Kawan-Kawan 2 Tahun Penjara, KPK Ajukan Banding
PEKANBARU || Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajukan upaya hukum banding atas vonis 2 tahun.
DPW GMPK Riau Kecam Keras Pengeroyokan Jurnalis di Siak: Intimidasi Terbuka Terhadap Pengawasan Publik
PEKANBARU || Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Provinsi Riau.







