pilihan +INDEKS
Dapat 8 Jahitan, Petugas Bea Cukai yang Dikeroyok Harus Jalani Perawatan Intensif
Publikterkini.com - Petugas Bea Cukai yang menjadi sopir saat mobil dinas Bea dan Cukai dirusak belasan orang tak dikenal (OTK) kemarin harus jalani perawatan intensif di rumah sakit.
''Si petugas yang mengalami luka cukup parah masih dalam perawatan tim medis untuk mengeringkan luka 8 jahitan dibagian kepalanya,'' kata Vino.
Namun, kondisi terkini kesehatan dari petugas itu sudah sangat membaik dan masih harus dirawat.
Sementara itu, untuk menyelidiki siapa penyerangan petugas DJBC di Jalan Juanda itu, sejumlah saksi-saksi sudah diperiksa di Polresta Pekanbaru.
''Kami masih menunggu informasi dari Kepolisian yakni Polresta Pekanbaru,'' jelas Vino.
Untuk mengungkap siapa pelakunya, pihaknya juga mendukung upaya penyelidikan dengan dibantu penyidik dari DJBC.
''Petugas telah mengetahui plat mobil yang membawa rokok ilegal,'' ujar Vino.
Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai Kantor Wilayah DJBC Riau, Hartono Sutarjo mengatakan, akibat serangan tersebut, dua anggota Tim Bea Cukai terluka karena mencoba mempertahankan mobil tersebut dari rampasan pelaku. *
Berita Lainnya +INDEKS
PH Sukma Dewi Bongkar Polemik Dana Rp11 Miliar, Ellyatun Disomasi
PEKANBARU || Persoalan harta peninggalan keluarga almarhum H. Ahmad Bebas mencuat setelah Sukma D.
Liputan HUT RI di Minas Berujung Dugaan Ancaman terhadap Wartawan
SIAK || Seorang wartawan Catatanriau.com, Idris Harahap, mengaku mengalami intimidasi dan ancaman.
Lagi Perawatan di Klinik Kecantikan, Bos Besar Narkoba Kampung Bahari di Tangkap BNN RI
JAKARTA || Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap MR alias Bos Gendut, bandar narkoba besar di .
Advokat Bentrok dengan DC di Pekanbaru, LBH SPN Desak Polda Riau Usut Dugaan Premanisme
PEKANBARU || Ketegangan antara seorang advokat dan sejumlah orang yang diduga debt collector (DC).
Hakim Vonis Rata Abdul Wahid dan Kawan-Kawan 2 Tahun Penjara, KPK Ajukan Banding
PEKANBARU || Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajukan upaya hukum banding atas vonis 2 tahun.
DPW GMPK Riau Kecam Keras Pengeroyokan Jurnalis di Siak: Intimidasi Terbuka Terhadap Pengawasan Publik
PEKANBARU || Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Provinsi Riau.







