pilihan +INDEKS
Baru Pertama dan Belum Nikmati Hasil Rampasan, Pelaku Jambret Babak Belur Dimassa
Publikterkini.com - Dua pelaku jambret, masing-masing berinisial EY (26) dan AF (21) lagi apes. Sebab, baru pertama kali melakukan aksi serta belum menikmati hasil rampasannya, pelaku malah ditangkap warga, bahkan tubuh mereka babak belur dimassa.
Informasinya, pelaku ini baru saja menjambret handphone salah seorang mahasiswi bernama Weni Putri Ningsih, di Jalan HR Soebrantas.
Saat itu korban yang merupakan warga Jalan Garuda Sakti, Kelurahan Simpang Baru, Kecamatan Binawidya baru saja selesai mengikuti acara berbuka bersama teman-teman kampus. Kemudian korban ingin pergi ke angkringan di Jalan Arifin Ahmad.
Karena korban tidak tahu jalan menuju angkringan, korban yang mengendarai sepeda motor bersama temannya berhenti di pinggir jalan, tepat di depan Rumah Makan Pak Nurdin untuk melihat Google Maps.
Saat melihat Google Maps, datang kedua pelaku menggunakan sepeda motor Mio J, BM 5540 AX dari depan dengan melawan arus jalan. Pelaku langsung merampas Hp korban dan langsung melarikan diri.
Korban dan temannya langsung berteriak mintak tolong, sehingga memancing perhatian warga sekitar. Warga langaung mengejar kedua pelaku, hingga akhirnya berhasil ditangkap tepat di depan Kantor Riau Pos. Usai mempelasah pelaku, baru keduanya diserahkan ke polisi.
''Kasus perampasan Hp itu terjadi, Ahad (18/4/2021) malam di Jalan HR Soebrantas. Waktu itu korban berhenti di pinggir jalan,'' kata Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya, melalui Kapolsek Tampan Kompol Hotmartua Ambarita, Selasa (20/4/2021).
Hasil pemeriksaan, pelaki mengaku baru pertama kali melakukan aksi jambret. ''Barang bukti yang dijambret hilang saat pelaku ditangkap massa,'' katanya.
Turut diamankan sepeda motor jenis Mio J, warna hitam, BM 5540 AX, yang digunakan kedua pelaku saat melakukan jambret.
Berita Lainnya +INDEKS
Deninteldam XIX/Tuanku Tambusai Ungkap Kasus Sabu di Gudang BBM Bengkalis
BENGKALIS || Personel Detasemen Intelijen Kodam (Deninteldam) XIX/Tuanku Tambusai berhasil mengun.
Diduga Ada Bekingan Oknum Pemred, Polisi Diminta Bongkar Jaringan Obat Golongan G di Subang
SUBANG ||Seorang penjual obat-obatan golongan G di Kabupaten Subang yang dikenal dengan nama Pedo.
Satpam PT SLS Ditembak di Areal Kebun, Polisi Selidiki Dugaan Aksi “Ninja Sawit”
PELALAWAN || Peristiwa mengejutkan terjadi di areal perkebunan PT Sari Lembah Subur (SLS), Desa G.
Kapolda Riau PDTH 12 Personel, Tegaskan: Tak Ada Ampun bagi Pengkhianat Institusi
PEKANBARU || Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan memimpin langsung upacara Pemberhentian Dengan.
Jatuh ke Dunia Gelap: Dua Mantan Polisi Diciduk Bersama 71 Pil Ekstasi
PEKANBARU || Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru kembali membongkar jaringan peredaran nark.
Camat Aktif Jadi Tersangka Baru Kasus Pupuk Subsidi di Pelalawan, Kerugian Negara Tembus Rp34 Miliar
PELALAWAN || Skandal penyelewengan pupuk bersubsidi di Kabupaten Pelalawan kembali menyeret pejab.







