pilihan +INDEKS
Dijadikan Tempat Mesum, Payung Ceper Akhirnya Ditertibkan
Publikterkini.com - Satpol PP Pekanbaru langsung mengambil tindakan penyedia payung ceper yang berada dikawasan Stadion Utama Riau, Jalan Naga Sakyi, Rabu (7/4/2021) petang.
Hal ini setelah payung ceper yang diduga dijadikan tempat mesum itu viral di media sosial.
''Pedagang ini diberi surat teguran untuk tidak lagi menyediakan fasilitas tenda ceper di lokasi itu. Ada sekitar 30 pedagang yang diberikan surat teguran,'' kata Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Iwan Samuel Parlindungan Simatupang, melalui Kabid Ops Yendri Doni.
Pantauan di lokasi, tenda ceper ini diduga sebagai tempat mesum bagi pasangan muda-mudi. Karena posisinya yang menutup orang yang berada di dalam tenda tersebut.
Dalam penertiban ini, pedagang diminta tidak lagi mendirikan payung denhan posisi rendah ke bawah, yang disebut dengan tenda ceper ini. Pedagang boleh membuat tenda, namun tidak dipendekkan. *
Berita Lainnya +INDEKS
Deninteldam XIX/Tuanku Tambusai Ungkap Kasus Sabu di Gudang BBM Bengkalis
BENGKALIS || Personel Detasemen Intelijen Kodam (Deninteldam) XIX/Tuanku Tambusai berhasil mengun.
Diduga Ada Bekingan Oknum Pemred, Polisi Diminta Bongkar Jaringan Obat Golongan G di Subang
SUBANG ||Seorang penjual obat-obatan golongan G di Kabupaten Subang yang dikenal dengan nama Pedo.
Satpam PT SLS Ditembak di Areal Kebun, Polisi Selidiki Dugaan Aksi “Ninja Sawit”
PELALAWAN || Peristiwa mengejutkan terjadi di areal perkebunan PT Sari Lembah Subur (SLS), Desa G.
Kapolda Riau PDTH 12 Personel, Tegaskan: Tak Ada Ampun bagi Pengkhianat Institusi
PEKANBARU || Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan memimpin langsung upacara Pemberhentian Dengan.
Jatuh ke Dunia Gelap: Dua Mantan Polisi Diciduk Bersama 71 Pil Ekstasi
PEKANBARU || Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru kembali membongkar jaringan peredaran nark.
Camat Aktif Jadi Tersangka Baru Kasus Pupuk Subsidi di Pelalawan, Kerugian Negara Tembus Rp34 Miliar
PELALAWAN || Skandal penyelewengan pupuk bersubsidi di Kabupaten Pelalawan kembali menyeret pejab.







