pilihan +INDEKS
Nama Wako Dumai Disebut-sebut Terima Uang dari Terdakwa Zul AS
Publikterkini.com - Pusaran dugaan korupsi mantan Wali Kota Dumai Drs H Zulkifli AS ternyata dinikmati sejumlah pihak. Bahkan dalam dakwaan jaksa KPK, Wali Kota Dumai Faisal disebut-sebut menerima uang tersebut.
Hal ini terungkap dalam dakwaan jaksa Rikhi Benindo Aghas SH yang dibacakan dihadapan majelis hakim yang diketuai Lilin Herlina SH dalam sidang di Pengadilan Tipikor, Pengadilan Negeri Pekanbaru, Riau beberapa waktu lalu.
Dalam dakwaan jaksa tersebut ternyata Zul AS menerima uanh gratifikasi sebesar Rp3,9 Miliar.
Terkait hal ini, Direktur Forum Masyarakat Bersih Riau (Formasi Riau), Dr Muhammad Nurul Huda SH MH, Jumat (2/4/2021) mengaku tercengang. Sebab, sebelumnya dari media tahunya terdakwa Zul AS, mantan Wako Dumai tersebut menerima gratifikasi sebesar Rp50 juta. Tapi dalam dakwaan jaksa KPK ternyata menerima gratifikasi dari sejumlah pihak sebesar Rp3,9 Miliar
Apalagi menurut Nurul Huda, sejumlah pihak disebut-sebut turut menikmati uang korupsi tersebut. Diantaranya Wako Dumai sekarang diduga menerima uang sebesar Rp25 juta dari terdakwa Zul AS.
Kemudian uang juga dinikmati ER (LSM) yang diberikan sebesar Rp17 juta dengan cara bertahap. Pertama pada tanggal 19 Februari 2018 diberi sebesar Rp15 juta, selanjutnya tanggal 6 Juni 2018 diberi lagi Rp1 juta dan yang terakhir tanggal 29 Juni 2018 diberi lagi sebesar Rp1 juta.
Kemudian uang itu juga diberikan kepada Nurul Afridha Aziz pada tanggal 22 Februari 2018 sebesar Rp5 juta, diberikan kepada salah satu media MRP terkait sumbangan untuk penyewaan posko pemenangan Syamsuar- Edi Natar sebagai Calon Gubernur-Wakil Gubernur Riau Tahun 2018 sebesar Rp20 juta. *
Berita Lainnya +INDEKS
Deninteldam XIX/Tuanku Tambusai Ungkap Kasus Sabu di Gudang BBM Bengkalis
BENGKALIS || Personel Detasemen Intelijen Kodam (Deninteldam) XIX/Tuanku Tambusai berhasil mengun.
Diduga Ada Bekingan Oknum Pemred, Polisi Diminta Bongkar Jaringan Obat Golongan G di Subang
SUBANG ||Seorang penjual obat-obatan golongan G di Kabupaten Subang yang dikenal dengan nama Pedo.
Satpam PT SLS Ditembak di Areal Kebun, Polisi Selidiki Dugaan Aksi “Ninja Sawit”
PELALAWAN || Peristiwa mengejutkan terjadi di areal perkebunan PT Sari Lembah Subur (SLS), Desa G.
Kapolda Riau PDTH 12 Personel, Tegaskan: Tak Ada Ampun bagi Pengkhianat Institusi
PEKANBARU || Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan memimpin langsung upacara Pemberhentian Dengan.
Jatuh ke Dunia Gelap: Dua Mantan Polisi Diciduk Bersama 71 Pil Ekstasi
PEKANBARU || Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru kembali membongkar jaringan peredaran nark.
Camat Aktif Jadi Tersangka Baru Kasus Pupuk Subsidi di Pelalawan, Kerugian Negara Tembus Rp34 Miliar
PELALAWAN || Skandal penyelewengan pupuk bersubsidi di Kabupaten Pelalawan kembali menyeret pejab.







