pilihan +INDEKS
Wanita Tunarungu Korban Pemerkosaan Alami Trauma Berat, Dituding Berduaan
Publikterkini.com - Wanita tunarungu diduga korban pemerkosaan di Bekasi sempat dituduh berduaan di sebuah makam atau kuburan, orangtua bahkan diminta membuat surat pernyataan.
Agustian Lingga, Tim Kuasa Hukum dari LBH GMBI yang mendampingi korban NS (20) mengatakan, kliennya sempat disudutkan ketika kejadian dugaan pemerkosaan.
Lingga menjelaskan, orangtua korban berinisial F (37) bercerita, anaknya sempat dituduh berduaan dengan terduga pelaku S alias Bule di kuburan daerah Duren Jaya, Bekasi Timur.
"Kejadian dugaan pemerkosaan ini terjadi di kuburan, korban sama terduga pelaku ini pertama kali ketahuan sama Pokdar (Kelompok Sadar Masyarakat)," kata Lingga.
Akibat dituduh berduaan, korban dengan terduga pelaku dibawa ke ketua RT setempat. Di sana, keduanya dibawa ke polres dengan narasi yang sama yakni, ketahuan berduaan.
"Tapi saat itu malah pokdar tidak menceritakan kejadian sebenarnya, hanya bilang ketahuan berduaan di kuburan," ucapnya.
"Akhirnya karena orangtua ini panik, ngeliat anaknya enggak sadarkan diri dan syok dengar cerita warga yang dibuat-buat, pihak keluarga kemudian terpaksa menandatangani surat pernyataan untuk tidak melanjutkan kasusnya," terangnya.
Sementara itu, anggota tim kuasa hukum LBH GMBI Slamet Minanto menambahkan, pihaknya menilai surat pernyataan itu tidak memiliki kekuatan hukum.
"Itu tidak mempengaruhi unsur pidananya. jadi surat pernyataan yang dibuat tanpa proses penjelasan, tanpa menceritakan maksud dan tujuan, tidak menghilangkan unsur pidananya," tegasnya.
Sebab, saat membuat surat pernyataan, orangtua sama sekali belum mengetahui cerita sebenarnya dari sang anak.
"Karena korban saat surat pernyataan dibuat, belum cerita keadaan yang sesungguhnya, setelah dia cerita ke orang tua, ayahnya ini menyesal karena sudah menandatangani surat perdamaian," tegasnya.
Kronologi
Peristiwa naas itu terjadi pada Rabu (17/3). Saat itu, korban pulang malam dari bermain dan diajak oleh satu orang pelaku yang hingga kini masih buron.
"Dia mengaku sebagai teman ayahnya, mengajak dia untuk mengantarkan pulang. Setelah itu pelaku pertama mengajak korban muter-muter sampai ke depan Transpark Bekasi, Jalan Juanda," ujar dia.
Setelah itu, korban tidak diantar pulang, namun diajak ke kontrakan pelaku pertama. Di kontrakan itu, terjadi percobaan perkosaan yang mana korban sempat dipukul, diremas payudaranya dan mengalami kekerasan fisik lainnya.
"Kemudian korban memberontak dan melakukan perlawanan. Lalu dia lari ke arah kelurahan. Karena dia ingin mencari perlindungan, dia bertemu dengan linmas berinisial S," terangnya.
Setelah bertemu, ditenangkan, dikasih minuman, namun naas, minuman itu ternyata diisi oleh obat sehingga korban tidak sadarkan diri. "Oknum hansip itu malah melakukan pemerkosaan di makam Jati, Duren Jaya," kata dia.
Saat melakukan aksi tersebut, oknum linmas itu ditangkap oleh warga dan dibawa ke Polrestro Bekasi Kota. Ketika dibawa korban belum sadarkan diri dan tak bisa menceritakan kejadian yang sebenarnya.
Berita Lainnya +INDEKS
Demo Akbar Desak Hukum Mati Koruptor Kakap dan Segera Sahkan UU Perampasan Aset
JAKRTA || Demo Akbar mahasiswa dan berbagai elemen penggiat anti korupsi mendesak Presiden Prabow.
Srikandi dari Pariaman, Dhifla Wiyani Lolos Jadi Hakim Agung Kamar Pidana MA
JAKARTA || Sebuah catatan sejarah dan kebanggaan baru terukir bagi masyarakat Sumatera Barat, khu.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan Aktif Mendorong Seluruh Program Pemerintahan, Arisal Aziz : Saya Bangga Sebagai Kader PAN
JAKARTA || Anggota DPR RI Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Arisal Aziz, Merasa bangga s.
Legislator Komisi XIII Arisal Aziz Puji Kinerja Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan
JAKARTA || Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional, Arisal Aziz, meng.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan Aktif Mendorong Seluruh Program Pemerintahan Presiden RI H. Prabowo Subianto
JAKARTA || Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan aktif mendorong program swasembada pa.
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Sambut Panglima TNI, Sinergi TNI Kian Kokoh di Kepulauan Riau
BATAM || Pangdam XIX Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP., menya.







