pilihan +INDEKS
Temuan Daftar Perusahaan Terduga Pelanggar Reklamasi, Satgas Jaga Indonesia PP KAMMI Desak Pemerintah Lakukan Evaluasi
JAKARTA || Satuan Tugas (Satgas) Jaga Indonesia melakukan kajian mendalam terhadap praktik pertambangan di sejumlah wilayah di Indonesia. Dari hasil kajian, Satgas Jaga Indonesia menemukan indikasi kuat adanya perusahaan tambang yang tidak melaksanakan kewajiban reklamasi pascatambang sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.
Ketua Satgas Jaga Indonesia, Syafrul Ardi, menegaskan bahwa reklamasi bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan tanggung jawab ekologis dan sosial yang tidak bisa diabaikan oleh korporasi tambang.
“Satgas Jaga Indonesia dibentuk bukan sebagai simbol, tetapi sebagai instrumen kontrol publik. Dari kajian awal kami, terdapat indikasi perusahaan tambang yang lalai bahkan abai dalam menjalankan kewajiban reklamasi. Ini adalah bentuk pengkhianatan terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar tambang,” tegas Syafrul Ardi.
Ia menambahkan, kelalaian reklamasi berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan jangka panjang, konflik sosial, serta mengancam keberlanjutan hidup masyarakat di sekitar wilayah tambang. Oleh karena itu, Satgas Jaga Indonesia mendesak kementerian terkait, khususnya yang membidangi energi dan sumber daya mineral serta lingkungan hidup dan kehutanan, untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap perusahaan-perusahaan yang terindikasi melanggar.
“Kami meminta kementerian terkait tidak menutup mata. Evaluasi harus dilakukan secara objektif dan transparan, termasuk kemungkinan pemberian sanksi tegas hingga pencabutan izin jika terbukti melanggar,” lanjutnya.
Satgas Jaga Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus mengawal isu reklamasi tambang, transparansi pengelolaan sumber daya alam, serta menempatkan kepentingan lingkungan dan rakyat di atas kepentingan korporasi.
“Negara tidak boleh kalah oleh korporasi. Satgas Jaga Indonesia akan terus berdiri di garis depan untuk memastikan keadilan ekologis benar-benar ditegakkan,” tutup Syafrul Ardi.
Berita Lainnya +INDEKS
Apa Sebab Dibalik Mundurnya Arisal Aziz
JAKARTA || Pertanyaan ini menggelitik saya saat membaca berita mundurnya Anggota DPR Partai PAN A.
Ormas Madas Nusantara Kritik Mendes Yandri Mau Tutup Alfamart, Indomart dan Warung Madura. Lawan Kebijakan Kapitalis Mendes
JAKARTA || Ormas Masyarakat Madura Asli (Madas) Nusantara kritik dan melawan kebijakan kapitalis .
Arisal Aziz Anggota Komisi XIII DPR RI Kecewa Terhadap Kinerja Menteri Imipas Agus Andrianto
JAKARTA || Haji Arisal Aziz anggota komisi XIII DPR RI Fraksi Partai PAN kecewa terhadap kinerja .
Usulan LSM LIRA dan PWMOI Didengar, Presiden Prabowo Instruksikan Menkeu Purbaya Copot Dirjen BC Djaka Budi Utama
JAKARTA || Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa diminta Presiden Prabowo Subianto untuk.
Terseret Korupsi 61,3 Milyar, Ketua Umum DPP PWMOI dan LSM LIRA Desak Presiden Prabowo Segera Pecat Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama
JAKARTA ||Institusi Bea Cukai kembali tercoreng. Kali ini nama Dirjen Bea dan Cukai, Djaka Budi U.
Dari _Combat Force Menuju Strategic Force_, Seminar Nasional Seskoad Bahas Masa Depan TNI AD
BANDUNG ||Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat menggelar Seminar Nasional Pasis Dikreg LXVII T.







