pilihan +INDEKS
Soal Orang Mati Jadi Tersangka Korupsi, Ini Kata Kajari Kuansing
Kuansing - Kejaksaan Negeri Kuansing menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek pengadaan mobiler hotel Kuansing. Satu dari tiga tersangka sudah meninggal dunia.
Para tersangka yakni Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) berinisial F, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) berinisial AH dan Direktur PT Betania Prima berinisial R.
Menurut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kuansing, Hadiman SH, tersangka yang meninggal dunia Direktur PT Betania Prima berinisial R.
''Tersangka R meninggal tahun 2017. Hal ini berdasarkan surat keterangan kematian yang diberikan komisaris utama PT Betania Prima saat kami periksa pada bulan Agustus 2020 yang lalu,'' kata Kajari hari ini.
Dijelaskan Kajari, proyek ini bersumber dari dana ABPD Kuansing tahun 2015 sebesar Rp13 miliar lebih. Dalam pelaksanaannya, PT Betania Prima selaku pemenang proyek hanya mampu menyelesaikan pekerjaan dengan bobot sebesar 44,501 persen, dengan nilai yang telah dibayarkan sebesar Rp5,2 miliar.
''Seharusnya PT Betania Prima ini mengerjakan 100 persen, ternyata dalam perjalanan hanya dikerjakan 44,501 persen. Selebihnya tidak dikerjakan karena alasan tidak mampu, karena barang-barang yang dia beli tidak sesuai atau tidak sampai di tempat. Sehingga Pemda dalam hal ini Dinas Cipta Karya hanya membayar sebesar Rp5,2 miliar," jelas Hadiman.
Kemudian, di lapangan juga tidak ada membentuk panitia pemeriksa barang yang ditunjuk oleh PPK. Selanjutnya, barang yang dibeli rekanan tidak ada berita acara serah terima barang dari rekanan ke dinas. pt
Berita Lainnya +INDEKS
Deninteldam XIX/Tuanku Tambusai Ungkap Kasus Sabu di Gudang BBM Bengkalis
BENGKALIS || Personel Detasemen Intelijen Kodam (Deninteldam) XIX/Tuanku Tambusai berhasil mengun.
Diduga Ada Bekingan Oknum Pemred, Polisi Diminta Bongkar Jaringan Obat Golongan G di Subang
SUBANG ||Seorang penjual obat-obatan golongan G di Kabupaten Subang yang dikenal dengan nama Pedo.
Satpam PT SLS Ditembak di Areal Kebun, Polisi Selidiki Dugaan Aksi “Ninja Sawit”
PELALAWAN || Peristiwa mengejutkan terjadi di areal perkebunan PT Sari Lembah Subur (SLS), Desa G.
Kapolda Riau PDTH 12 Personel, Tegaskan: Tak Ada Ampun bagi Pengkhianat Institusi
PEKANBARU || Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan memimpin langsung upacara Pemberhentian Dengan.
Jatuh ke Dunia Gelap: Dua Mantan Polisi Diciduk Bersama 71 Pil Ekstasi
PEKANBARU || Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru kembali membongkar jaringan peredaran nark.
Camat Aktif Jadi Tersangka Baru Kasus Pupuk Subsidi di Pelalawan, Kerugian Negara Tembus Rp34 Miliar
PELALAWAN || Skandal penyelewengan pupuk bersubsidi di Kabupaten Pelalawan kembali menyeret pejab.







