pilihan +INDEKS
Sekda Kota Pekanbaru Indra Pomi di Laporkan Ke Kejati Riau Terkait Dugaan Korupsi
PUBLIKTERKINI.COM,Pekanbaru -Cipayung Plus Pekanbaru yang terdiri dari berbagai organisasi mahasiswa seperti Hima Persis, KAMMI, GMNI, GMKI, dan IMM, Senin (8/7/2024), resmi mengirimkan laporan dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) proyek pembangunan Jembatan Waterfront City di Kabupaten Kampar ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau.
Laporan tersebut mengungkap dugaan keterlibatan Indra Pomi Nasution, yang pada saat pelaksanaan proyek menjabat sebagai Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Kampar, dalam memenangkan PT Wijaya Karya (Wika) Tbk , lelang pekerjaan pembangunan jembatan tersebut.
Diketahui proyek ini dianggarkan melalui APBD Kampar tahun 2015-2016 dengan skema Multi Years Contract (MYC). PT Wika sebagai pelaksana proyek senilai Rp.117,68 miliar.
Berdasarkan Laporan Hasil Audit Penghitungan Kerugian Keuangan Negara oleh BPKP Nomor: SR-1425/D5/01/2020 tanggal 20 Oktober 2020, akibat perbuatan Indra Pomi Nasution, Jeffry Noer, Firjan Taufa, dan I Ketut Suarbawa, negara dirugikan sebesar Rp50.016.543.630,73,-
Saat ini, Indra Pomi Nasution menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru. Dalam laporan yang diserahkan, Cipayung Plus Pekanbaru mendesak Kejati Riau untuk mengusut kembali kasus ini dan mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku yang terbukti melakukan tipikor.
Perwakilan Cipayung Plus Pekanbaru berharap Kejaksaan Tinggi Riau dapat segera menindaklanjuti laporan ini demi tegaknya keadilan dan pemulihan kerugian negara. Mereka juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap pemberantasan korupsi di Indonesia.
Ketua Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (Hima Persis) Pekanbaru, Athla Aditya, menyatakan laporan ini adalah wujud nyata komitmen mereka dalam memberantas korupsi yang telah merugikan negara dan masyarakat.
‘’Kami berharap Kejati Riau segera mengusut tuntas kasus ini, dan menindak tegas para pelaku yang terlibat, termasuk Indra Pomi Nasution yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru,’’ ujarnya dalam rilisnya yang diterima redaksi media siber ini, Senin (8/7/2024).
Menurutnya, korupsi adalah musuh bersama yang harus dilawan demi masa depan Indonesia yang lebih baik.
‘’Kami juga akan menggelar aksi damai untuk mengawal kasus ini hingga tuntas. Kami tidak akan berhenti sampai keadilan benar-benar ditegakkan," tekadnya.
Ketua Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kota Pekanbaru, Arif Nanda, menambahkan mereka tidak akan tinggal diam melihat korupsi merajalela.
‘’Penyelidikan yang transparan dan penegakan hukum yang tegas sangat diperlukan untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Indra Pomi Nasution harus bertanggung jawab atas kerugian negara yang sangat besar ini,’’ sebutnya.
KAMMI bersama Cipayung Plus Pekanbaru akan menggelar aksi unjuk rasa damai sebagai bentuk keseriusan kami dalam mengawal kasus ini hingga keadilan ditegakkan. ‘’VOC bangkrut karena korupsi, Pekanbaru hancur karena Sekda Indra Pomi."
Senada, Ketua Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Pekanbaru, M. Donal Saputra, mendesak Kejati Riau untuk tidak sekadar menerima laporan, tetapi segera melakukan penyelidikan mendalam dan transparan.
Korupsi yang dilakukan oleh pejabat publik, terutama yang menjabat posisi strategis seperti Indra Pomi Nasution, adalah pengkhianatan terhadap kepercayaan publik dan Negara, sergahnya.
"Jika kasus ini tidak ditangani dengan serius, akan menjadi preseden buruk bagi upaya pemberantasan korupsi di Indonesia. Kami akan terus melakukan aksi dan mengawal kasus ini sampai keadilan benar-benar ditegakkan dan kerugian negara dapat dipulihkan," pungkasnya. ***
sumber : riausatu.com
Berita Lainnya +INDEKS
DPP-SPKN Semprot Pengadaan Mebel Disdik Pekanbaru, Harga Dinilai Selangit
PEKANBARU || Dewan Pimpinan Pusat Solidaritas Peduli Keadilan Nasional (DPP-SPKN) menyoroti penga.
Lapas Pekanbaru Klarifikasi Informasi Terkait Warga Binaan Berinisial AW
PEKANBARU || Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru menegaskan bahwa&n.
Sidang KDRT WNA Amerika di Pekanbaru Menguak Fakta Mengejutkan, Istri Sah Bersaksi Ditendang hingga Tangan Patah
PEKANBARU || Persidangan kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang menjerat seorang w.
Polda Riau Amankan Heroin dari Dua Tersangka di Bengkalis, Ditaksir Bernilai Rp68 Miliar
PEKANBARU || Polda Riau melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil mengungkap peredaran narkotik.
Polda Riau Tangkap Sindikat Pembunuh Gajah Tanpa Kepala
PEKANBARU || Kepolisian Daerah (Polda) Riau mengungkap kasus pembunuhan gajah Sumatera yang ditem.
Kasus Anak Gajah Mati di TNTN, Ditreskrimsus Polda Riau Tetapkan Pemilik Lahan sebagai Tersangka
PEKANBARU || Penanganan kasus kematian seekor anak gajah Sumatera di kawasan Taman Nasional.







