pilihan +INDEKS
Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Tangkap Pengedar Sabu Di Meranti Pandak Rumbai
PUBLIKTERKINI.COM,Pekanbaru - Polresta Pekanbaru membongkar markas pengedaran narkoba di Kelurahan Meranti Pandak Kecamatan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru, Riau, Jumat (26/5/2023) dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB.
Dalam penggrebekan itu, polisi mengamankan 5 orang, seorang diantaranya perempuan yang diduga sebagai pengedar barang haram tersebut.
Selain mengamankan para tersangka, polisi juga mendapati sejumlah barang bukti. Dari tangan tersangka, petugas mengamankan sebanyak 82 paket kecil sabu, 2 paket sabu, 2 unit handphone, 1 kunci, 1 timbangan digital, 1 dompet warna hitam, puluhan plastik klip bening, 1 tas selempang warna hitam dan uang tunai Rp 6.840.000.
"Pelaku dan barang bukti sudah kami amankan," ujar Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Jefri RP Siagian melalui Kasat Resnarkoba Kompol Manapar Situmeang, Selasa (6/5/2023).
Di penggerebekan itu, Tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Pekanbaru yang dipimpin AKP Bahari Abdi mendatangi salah satu rumah di Jalan Yos Sudarso Gg Mushola 1 Meranti Pandak Kecamatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru, yang diduga sebagai markas pengedar narkoba tersebut.
Sekira pukul 02.00 Wib dini hari, Tim Opsnal Satresnarkoba berhasil menangkap pelaku Syafrudin (51), Rahmat Ismail alias Ade Gerot (30) dan Tengku Said M Saputra alias Putra (47).
"Kami juga mengamankan Ridho Risky (28) dan seorang wanita bernama Erawati (49)," jelas Manapar.
Berdasarkan hasil introgasi, tersangka Syafrudin, ia mengakui jika Ade Gerot dan Putra diupah Rp100 ribu olehnya sebagai orang yang mengarahkan pembeli ke rumah yang telah dimodifikasi sebagai loket penjualan narkotika.
Untuk barang bukti sabu milik tersangka Syafrudin diperoleh dari Budi Wandi alias Budi Anggang, yang saat ini berstatus daftar pencarian orang (DPO).
"Saat ini kami masih melakukan pengejaran terhadap tersangka Budi Anggang yang telah berstatus DPO," kata Manapar.
Atas perbuatannya, ketiga tersangka tersebut dijerat Pasal 114 ayat (1) dan atau Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.
"Kami akan terus membongkar kasus narkoba di Kota Pekanbaru sampai ke akar-akarnya," ujar Manapar.
Berita Lainnya +INDEKS
Deninteldam XIX/Tuanku Tambusai Ungkap Kasus Sabu di Gudang BBM Bengkalis
BENGKALIS || Personel Detasemen Intelijen Kodam (Deninteldam) XIX/Tuanku Tambusai berhasil mengun.
Diduga Ada Bekingan Oknum Pemred, Polisi Diminta Bongkar Jaringan Obat Golongan G di Subang
SUBANG ||Seorang penjual obat-obatan golongan G di Kabupaten Subang yang dikenal dengan nama Pedo.
Satpam PT SLS Ditembak di Areal Kebun, Polisi Selidiki Dugaan Aksi “Ninja Sawit”
PELALAWAN || Peristiwa mengejutkan terjadi di areal perkebunan PT Sari Lembah Subur (SLS), Desa G.
Kapolda Riau PDTH 12 Personel, Tegaskan: Tak Ada Ampun bagi Pengkhianat Institusi
PEKANBARU || Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan memimpin langsung upacara Pemberhentian Dengan.
Jatuh ke Dunia Gelap: Dua Mantan Polisi Diciduk Bersama 71 Pil Ekstasi
PEKANBARU || Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru kembali membongkar jaringan peredaran nark.
Camat Aktif Jadi Tersangka Baru Kasus Pupuk Subsidi di Pelalawan, Kerugian Negara Tembus Rp34 Miliar
PELALAWAN || Skandal penyelewengan pupuk bersubsidi di Kabupaten Pelalawan kembali menyeret pejab.







