pilihan +INDEKS
Polda Riau Lumpuhkan Satu Genk Narkoba, Sita dan Amankan 276 Kg Sabu
PUBLIKTERKINI.COM,Pekanbaru - Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Riau mengungkap peredaran 276 kilogram sabu diduga jaringan internasional.
Barang bukti ditemukan dalam kondisi terbungkus dalam 14 karung besar di bawah timbunan buah kelapa pada mobil Mitsubishi Colt Diesel saat penangkapan.
"Lima orang diamankan, kemudian 276 kilogram sabu telah dilakukan penyitaan. Satu orang tersangka meninggal dunia karena melawan petugas," kata Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal dalam Press Conference, Rabu, 1 Februari 2023.
Pengungkapan ini diakui Kapolda sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam memerangi narkoba. Kapolda mengajak seluruh elemen masyarakat berperan bersama-sama dalam memberangus kejahatan narkoba khususnya di Provinsi Riau.
"Kita paham bahwa Riau memiliki banyak pintu masuk. Untuk itu, dalam penindakan kepolisian akan menindak tegas dan jangan main-main di wilayah Riau," kata mantan Kapolda NTB tersebut.
Pengungkapan 276 kilogram sabu merupakan jumlah barang bukti terbesar dalam pengungkapan kasus yang ada. Di bawah pimpinan Direktur Reserse Narkoba Kombes Yos Guntur, pencapaian pengungkapan kasus narkoba sangat luar biasa.
Lebih jauh Iqbal menjelaskan, hasil penyelidikan sementara barang bukti narkoba ini merupakan jaringan internasional. Masing-masing tersangka memiliki peran dalam melancarkan aksi kejahatan narkoba sehingga perlu ditindak tegas.
Penyergapan genk narkoba internasional ini dilakukan di salah satu rest area SPBU Jalan Arifin Ahmad Pekanbaru, Riau. Modusnya meletakkan sabu di bawah tumpukan kelapa diangkut mobil Mitsubishi Colt Diesel warna hitam BM 8814 TK.
Para pelaku melakukan perlawanan dengan menabrakkan kendaraannya ke arah petugas. Tim berkali kali memberikan tembakan peringatan dan memerintahkan para pelaku untuk menyerahkan diri, namun tidak di indahkan dan membahayakan nyawa petugas. Oleh karenanya, petugas melakukan tindakan tegas kepolisian. Satu tersangka FIR meninggal dunia. Tim menangkap dan mengamankan tiga tersangka lainnya (SUP, BUD dan DIL).
Para Tersangka dijerat pasal 114 ayat (2) jo psal 112 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, dengan ancaman pidana hukuman mati, seumur hidup ataupun paling lama 20 tahun penjara.
Editor : Miftahul Syamsir
Sumber : Humas Polda Riau
Berita Lainnya +INDEKS
PH Sukma Dewi Bongkar Polemik Dana Rp11 Miliar, Ellyatun Disomasi
PEKANBARU || Persoalan harta peninggalan keluarga almarhum H. Ahmad Bebas mencuat setelah Sukma D.
Liputan HUT RI di Minas Berujung Dugaan Ancaman terhadap Wartawan
SIAK || Seorang wartawan Catatanriau.com, Idris Harahap, mengaku mengalami intimidasi dan ancaman.
Lagi Perawatan di Klinik Kecantikan, Bos Besar Narkoba Kampung Bahari di Tangkap BNN RI
JAKARTA || Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap MR alias Bos Gendut, bandar narkoba besar di .
Advokat Bentrok dengan DC di Pekanbaru, LBH SPN Desak Polda Riau Usut Dugaan Premanisme
PEKANBARU || Ketegangan antara seorang advokat dan sejumlah orang yang diduga debt collector (DC).
Hakim Vonis Rata Abdul Wahid dan Kawan-Kawan 2 Tahun Penjara, KPK Ajukan Banding
PEKANBARU || Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajukan upaya hukum banding atas vonis 2 tahun.
DPW GMPK Riau Kecam Keras Pengeroyokan Jurnalis di Siak: Intimidasi Terbuka Terhadap Pengawasan Publik
PEKANBARU || Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Provinsi Riau.







