pilihan +INDEKS
Pembagian Tidak Rata, Komplotan Ini Bunuh Temannya Sendiri
PUBLIKTERKINI.COM,Pelalawan - Tiga hari setelah heboh penemuan mayat di parit, tepatnya di gang wajib senyum, Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan Riau, Rabu ( 08/11/2022) Polres Pelalawan lakukan Press release.
Team gabungan opsnal polres pelalawan dan team opsnal polsek pangkalan kerinci di backup team resmob Polda Riau berhasil meringkus 5 (lima) tersangka pembunuhan di dalam karung yang sempat membuat heboh masyarakat Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan Riau beberapa hari yang lalu.
Dalam hitungan 2x24 Jam pelaku pembunuhan terhadap korban IGH (13) tahun warga jalan arbes berhasil diamankan beserta barang bukti.
Kapolres Pelalawan AKBP Guntur Muhammad Tariq S.I.K di dampingi Waka Polres Kompol A.Lumban Gaol, Kasat Reskrim AKP Nur Rahim Sik Kasubag Humas Polres Pelalawan AKP Edy Haryanto dalam Press release mengungkap pelaku berjumlah (5) lima orang, termasuk pelaku yang masih dibawah umur berhasil ditangkap di Jalan Seminai di Jalan Cinta Damai dan di BTN lama, dengan inisial (RZ) 14 tahun , (RD ) 14 tahun , (RP ) 13 tahun , (YL ) 36 tahun dan ( EV ) 22 tahun. YL, salah satu pelaku sempat dihadiahi timah panas oleh petugas karena mencoba melawan saat dilakukan penangkapan.
Sementara itu Kapolres mengungkap motif dibalik pembunuhan terhadap korban. Yakni dikarenakan pembagian hasil kejahatan pencurian sepeda yang dimakan sendiri oleh korban dan saat tersangka menanyakan kepada korban hasil dari kejahatan tersebut korban selalu melawan hingga membuat komplotan mereka menjadi marah.
Korban dihabisi dengan di pukul pada bagian kepala dengan menggunakan parang di sebuah kamar mandi dekat gudang bastut opung lensa jalan seminai.
Selanjutnya mayat korban di bawa menggunakan mobil pick up dan dibuang di jalan wajib senyum pangkalan kerinci. Sementara untuk barang bukti yang diamankan berupa parang, palu dan mobil pick up mitsubishi carry.(PW MOI)
Berita Lainnya +INDEKS
Jetro Sibarani Apresiasi Polda Riau Lanjutkan Kasus Deposito Rp3,2 Miliar
PEKANBARU || Penanganan kasus dugaan pemalsuan tanda tangan yang berkaitan dengan hilangnya tabun.
PWMOI Kota Pekanbaru Minta Menteri Imipas Bersihkan Kamar Lodes Yang diduga Sengaja Disediakan di Setiap Lapas dan Rutan di Indonesia
PEKANBARU || Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perkumpulan Wartawan Media Onlinesia (PWMOI) Kota .
Kontroversi Tanah di Rumbai: Hak Milik Sah Lansia 84 Tahun Diduga Dialihkan Lewat Administrasi Bermasalah
PEKANBARU || Dugaan serius penyalahgunaan kewenangan dalam penerbitan dokumen pertanahan mencuat .
Aksi Debt Collector Berujung Pengeroyokan di Pekanbaru, Polisi Tangkap Empat Orang
PEKANBARU || Praktik penarikan kendaraan bermotor yang diduga dilakukan secara ilegal oleh oknum .
Debt Collector Kembali Brutal di Pekanbaru, Nasabah di Keroyok Hingga Berdarah, Diduga Ada Oknum Aparat aktif
PEKANBARU || Aksi brutal diduga debt collector kembali menggemparkan warga Kota Pekanbaru. Seoran.
Air Mata Korban Tumpah: Tuntutan 3 Tahun Dianggap Menghina Penderitaan
PEKANBARU || Sidang lanjutan kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dengan terdakwa Ahm.







