pilihan +INDEKS
30.000 Liter Solar Oplosan Berhasil Disita Polda Riau di Pekanbaru
PUBLIKTERKINI.COM, Pekanbaru - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau menemukan sebuah gudang bahan bakar minyak oplosan di gudang milik pelaku FG di Jalan Melati, Kelurahan Bina Widya, Kecamatan Bina Widya, kota Pekanbaru.
Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto mengatakan, pada Sabtu (2/4/2022), Tim Penyidik Subdit IV Ditreskrimsus Polda Riau menerima informasi tentang kegiatan penyalahgunaan bahan bakar minyak berupa menirukan atau memalsukan (oplosan).
“Bahan bakar minyak jenis Solar berupa melakukan oplos antara minyak jenis Solar murni dengan minyak mentah yang kemudian dijual dengan harga bahan bakar minyak Solar industri kepada perusahaan industri,” kata Sunarto, Kamis (7/4/2022).
Kemudian tim melakukan penyelidikan atas kebenaran informasi yang diperoleh tersebut. Pada Ahad (3/4/2022), tim menemukan 1 tempat penyimpanan bahan bakar minyak jenis Solar milik FG yang bertempat di Jalan Melati, Kelurahan Bina Widya, Kecamatan Bina Widya, Pekanbaru.
Kemudian petugas berhasil mengamankan pelaku RM yang merupakan penjaga sekaligus pekerja di gudang tersebut. “Untuk pemilik gudang berinisial FG masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO),” sambungnya.
Sunarto menambahkan, bahan bakar minyak jenis solar yang sudah dioplos lebih kurang 30.000 liter.
Dioplos di sini dengan komposisi tertentu, sehingga menjadi seperti minyak solar yang tanpa subsidi,”ucapnya.
Sunarto menjelaskan, aktifitas pembuatan solar di gudang FG telah berlangsung selama tiga bulan terakhir.
“Pekerja dua orang, satu sedang off di kala dilakukan penangkapan. Pemilik gudang sedang dilakukan upaya penangkapan,” sambung Narto.
Bahan produksi berupa minyak solar dan minyak mentah, hasil oplosan berupa BBM mirip Dexlite.
“Mereka mendapat berbagai sumber, salah satu beli di SPBU dengan harga konsumen, dicampur minyak minyak mentah, oplosan menghasilkan turunan seperti dexlite,” pungkasnya.
Polisi mengaku, penggerebekan dilakukan setelah mendapat informasi dari masyarakat.
“Kami mengucapkan terimakasih kepada masyarakat, yang sudah berpartisipasi dalam pengungkapan ini. Kita akan terus melakukan upaya penegakan hukum tergadap kegiatan illegal seperti ini.,” tutup Sunarto.
Berita Lainnya +INDEKS
Dugaan Mafia Tanah di Tapung Meledak, RHUKI Desak Kapolda Riau Turun Tangan
PEKANBARU || Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Riau Rumah Hukum Indonesia (RHUKI) meminta perhati.
Operasi Antik LK 2026, Polda Riau Ungkap 435 Kasus Narkotika
PEKANBARU || Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau bersama jajaran berhasil mengungkap 435 kasus .
Dua Warga Terjaring Operasi Antik, Polisi Ajak Masyarakat Bersama Lawan Narkoba
PEKANBARU || Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Pekanbaru kembali menggencarkan Oper.
Jeritan Korban Tak Digubris? Putusan Ringan KDRT WNA Gegerkan Pekanbaru, Publik Pertanyakan Nurani Keadilan!
PEKANBARU ||Putusan sidang kasus dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang menjerat terdakw.
Jetro Sibarani Apresiasi Polda Riau Lanjutkan Kasus Deposito Rp3,2 Miliar
PEKANBARU || Penanganan kasus dugaan pemalsuan tanda tangan yang berkaitan dengan hilangnya tabun.
PWMOI Kota Pekanbaru Minta Menteri Imipas Bersihkan Kamar Lodes Yang diduga Sengaja Disediakan di Setiap Lapas dan Rutan di Indonesia
PEKANBARU || Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perkumpulan Wartawan Media Onlinesia (PWMOI) Kota .







