pilihan +INDEKS
Guru Olahraga di Sumsel Cabuli Muridnya dan Ancam Tidak Naik Kelas
Publikterkini.com - Modus Beri Pelajaran Tambahan, Guru SD Cabuli Muridnya di Sekolah, Korban Berani Cerita Setelah 2 Tahun
Dua tahun memendam rasa ketakutan karena diancam tak naik kelas akhirnya membuat LD (13) seorang pelajar Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan berani untuk cerita bahwa telah menjadi korban pencabulan oleh gurunya sendiri yakni IK (31).
Kasus ini terkuak setelah tersangka IK ditangkap polisi usai mendapatkan laporan korban.
Kasat Reskrim Polres Banyuasin AKP Ikang Ade Putra mengatakan, pelaku ditangkap petugas tanpa perlawanan di rumahnya yang berada di Kecamatan Air Saleh, Kabupaten Banyuasin.
"Setelah diperiksa pelaku tak bisa mengelak lagi dan mengakui semua perbuatannya," kata Ikang lewat pesan singkat, Senin (20/9/2021).
Ikang menjelaskan, dari hasil pemeriksaan pelaku melakukan aksi pemerkosaan itu di ruang kelas.
Dimana saat jam belajar berakhir, korban diajak untuk masuk dengan modus mendapatkan pelajaran tambahan.
Setelah itu korban digerayangi oleh pelaku dengan diancam mendapatkan nilai kecil.
"Karena takut tak naik kelas korban terpaksa menuruti pelaku. Korban takut cerita ke orangtuanya. Tetapi dua tahun setelah itu baru mengungkap dan pelaku langsung kita tangkap," ujar Ikang.
Ada korban lain
Pelaku sendiri merupakan tenaga honorer di sekolah tersebut yang bertugas sebagai guru olahraga.
Rupanya, selain L dua murid perempuan yang lain juga menjadi korban.
"Dua korban ini tak sampai diperkosa hanya dicabuli pelaku. Sekarang masih dikembangkan apakah ada korban lain atau tidak," jelas Ikang.
Atas perbuatannta pelaku dikenakan Pasal 81 Juncto 76 huruf D dan atau pasal 82 Juncto paaal 76 huruf E Undang-undang nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah pengganti UU RI Nomor 01 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-undang dengan ancaman penjara selama 15 tahun.
Berita Lainnya +INDEKS
Tim Pembela Profesi Advokat PERADI Pekanbaru Antar Surat Atensi, Desak Penegak Hukum Tegas
PEKANBARU || Dalam menjaga marwah profesi, Tim Pembela Profesi Advokat DPC PERADI Pekanbaru menga.
Kabid Hukum DPW PWMOI Riau Akan Kawal Terus Laporan Penganiayaan Adv Desi, Lamban Kita Laporkan Ke Propam Polda Riau
PEKANBARU || Atas nama kebenaran dan keadilan, serta dalam rangka melindungi marwah advokat.
Operasi Senyap Bareskrim Polri Grebek THM MP Club, 60 Pengunjung di Angkut
PEKANBARU || Sebanyak 60 pengunjung tempat hiburan malam MP Club di Kota Pekanbaru, Riau, dinyata.
Syahidila Yuri : PBH PERADI Akan Kawal Kasus Dugaan Kekerasan terhadap Advokat Desi
PEKANBARU || Pusat Bantuan Hukum (PBH) PERADI Pekanbaru menyampaikan kecaman atas dugaan ke.
Rio Kasairy Desak Polresta Pekanbaru Bertindak, PWMOI Riau Kawal Kasus Advokat
PEKANBARU || Terkait penganiayaan dan penyekapan serta intimidasi yang dilakukan oleh seorang war.
Antar Surat Somasi Berujung Dugaan Kekerasan, Advokat Muda Lapor Polisi
PEKANBARU || Seorang advokat muda, Desi Silvia Angraini, SH, MH diduga menjadi korban kekerasan, .







.jpg)