pilihan +INDEKS
Ibu 3 Anak Curi Ponsel Peserta Vaksinasi Massal Saat Sedang Mengantre
Publikterkini.com - Js, ibu tiga anak, tertangkap tangan oleh warga saat melakukan aksi copet di lokasi vaksinasi massal di SP Plaza, Sagulung, Batam, Rabu (28/7/2021) kemarin.
Js diketahui mencopet sejumlah ponsel dan dompet milik warga yang sedang antre untuk mengikuti proses vaksinasi.
Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Iptu Muharka dihubungi melalui telepon mengatakan, pihaknya telah mengamankan satu orang wanita yang kedapan mencopet sejumlah ponsel milik warga yang sedang mengikuti proses vaksinasi massal di SP Plaza.
"Saat ini Js masih menjalani pemeriksaan," kata Muharka, kepada Kompas.com, Kamis (29/7/2021).
Ia mengatakan kejadian ini terungkap saat salah seorang warga yang turut mengantre sempat bersitegang dengan Js.
Spontan cekcok keduanya langsung menarik perhatian dari warga lain yang ada di lokasi.
"Warga yang mengaku korban, tiba-tiba berteriak saat mengaku menangkap basah terduga pelaku yang kini sudah diamankan. Hal ini sempat menarik perhatian warga lain," terang Muharka.
Saat itu juga Js diamankan, dari tangan ibu yang memiliki tiga anak ini, petugas keamanan juga mendapati adanya dompet dengan kartu identitas atas nama Aina.
"Saat petugas memanggil nama pemilik dompet. Ada satu warga lain yang mengaku kehilangan dompetnya. Dia bilang baru sadar bahwa dompet nya hilang dari tas jinjing yang dibawanya," papar Muharka.
Mengetahui adanya dompet milik warga yang berpindah tangan di lokasi vaksinasi masal, hal ini sempat memancing kemarahan beberapa warga.
"Guna menghindari kejadian yang tidak diinginkan kami bawa pelaku ini ke Polsek Sagulung. Sekarang masih kami lakukan pemeriksaan," pungkas Muharka.
Saat diperiksa, Js terus saja menangis di Polsek Sagulung. Ia mengaku tak tahu lagi untuk mencari uang. Anaknya di rumah yang meminta makan menjadi beban di pikirannya.
Sesekali ia menyeka air mata yang membasahi pipinya. Js mengaku sudah lama ditinggal suami.
Jadilah ia membesarkan tiga anaknya seorang diri.
Ia juga mengaku apa yang diperbuatnya salah.
"Saya kepepet, saya tidak punya uang, suami saya tidak ada. Saya memang salah, saya tidak tahu mau berbuat apalagi, saya tidak punya uang," ucap Js.
Berita Lainnya +INDEKS
Dugaan Mafia Tanah di Tapung Meledak, RHUKI Desak Kapolda Riau Turun Tangan
PEKANBARU || Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Riau Rumah Hukum Indonesia (RHUKI) meminta perhati.
Operasi Antik LK 2026, Polda Riau Ungkap 435 Kasus Narkotika
PEKANBARU || Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau bersama jajaran berhasil mengungkap 435 kasus .
Dua Warga Terjaring Operasi Antik, Polisi Ajak Masyarakat Bersama Lawan Narkoba
PEKANBARU || Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Pekanbaru kembali menggencarkan Oper.
Jeritan Korban Tak Digubris? Putusan Ringan KDRT WNA Gegerkan Pekanbaru, Publik Pertanyakan Nurani Keadilan!
PEKANBARU ||Putusan sidang kasus dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang menjerat terdakw.
Jetro Sibarani Apresiasi Polda Riau Lanjutkan Kasus Deposito Rp3,2 Miliar
PEKANBARU || Penanganan kasus dugaan pemalsuan tanda tangan yang berkaitan dengan hilangnya tabun.
PWMOI Kota Pekanbaru Minta Menteri Imipas Bersihkan Kamar Lodes Yang diduga Sengaja Disediakan di Setiap Lapas dan Rutan di Indonesia
PEKANBARU || Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perkumpulan Wartawan Media Onlinesia (PWMOI) Kota .







