pilihan +INDEKS
Satu Dari Empat Pelaku Pengeroyok Sebuah Keluarga di Ciputat Ditangkap
Publikterkini.com - Polisi mengungkap kasus pengeroyokan pasangan suami istri di Ciputat, Tangsel. Satu pelaku ditangkap polisi.
"Udah ketemu, baru 1 (orang ditangkap)," kata Kanit Reskrim Polsek Ciputat Timur, AKP Hitler Napitupulu saat dikonfirmasi, Senin (26/7/2021).
Hitler menjelaskan, pelaku diamankan di kawasan Ciledug, Tangerang pada Sabtu (24/7) lalu. Berdasarkan hasil penyelidikan, diketahui ada total 4 orang pelaku pengeroyokan pasutri tersebut.
"Hari Sabtu, di Ciledug. Ada informasi 4 orang," ujar Hitler.
Sejauh ini, Hitler mengatakan pihaknya masih menyelidiki motif pelaku melakukan pengeroyokan terhadap pasutri tersebut.
"Masih lidik," tutur Hitler.
Sebelumnya, Dodi Namina, seorang warga pendatang di Jombang, Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan, mengaku dikeroyok empat pemuda mabuk di depan rumah kontrakannya.
Informasi ini dihimpun Wartakotalive.com dari akun Facebook Dodi Namina.
Peristiwa bermula saat Dodi menegur empat orang pria yang tengah menenggak minuman keras (miras) di depan kontrakannya.
Tak terima ditegur, keempat pria tersebut langsung menyerang Dodi.
Istri dan anak dari Dodi juga dianiaya keempat pelaku, sebelum mereka kabur dengan membawa lari ponsel milik Dodi dan istrinya.
Menurut pengakuan Dodi, tetangga yang menyaksikan kejadian tersebut tidak berani menolongnya.
Hitler membenarkan adanya aksi pengeroyokan yang dialami seorang warga Jombang pada malam takbir, menjelang Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah.
Korban lalu melaporkan kejadian yang dialamimya itu pada Rabu kemarin.
"Kejadian pas malam takbiran. Korban laporan tanggal 21 Juli, sudah di-BAP," ujar Hitler saat dikonfirmasi, Kamis (22/7/2021).
Kendati demikian, Hitler enggan menjelaskan kronologi dugaan pengeroyokan yang dialami korban bersama istri dan anaknya.
Dia hanya menyebutkan bahwa saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dan mengejar seorang terduga pelaku yang sudah diketahui identitasnya.
Pihak kepolisian juga melakukan visum dan memeriksa korban. Menurutnya, terdapat sejumlah luka lebam di tubuh korban.
Berita Lainnya +INDEKS
DPW GMPK Riau Kecam Keras Pengeroyokan Jurnalis di Siak: Intimidasi Terbuka Terhadap Pengawasan Publik
PEKANBARU || Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Provinsi Riau.
Operasi Senyap di Kamter! Satres Narkoba Polresta Pekanbaru Bongkar Jaringan Sabu, Dua Tersangka Diciduk
PEKANBARU || Upaya peredaran narkotika jenis sabu di kawasan Kampung Terendam (Kamter), Kota Peka.
Diduga Tidak Memiliki Izin Keramaian dari Kepolisian, THM Paragon Tetap Berani Beroperasional
PEKANBARU || Tempat Hiburan Malam (THM) Paragon yang pernah didemo mantan Gubernur Riau Edy Natar.
Teror Curanmor Kian Mengkhawatirkan, Motor Warga Hilang dalam Hitungan Menit di Sukajadi
PEKANBARU || Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali terjadi di Kota Pekanbaru. Kali.
Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Kembali Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Dua Pengedar Diamankan
PEKANBARU || Satresnarkoba Polresta Pekanbaru kembali berhasil mengungkap kasus tindak pidana pen.
Menang Praperadilan, Kuasa Hukum Bie Hoi Laporkan Empat Oknum Penyidik ke Irwasda dan Propam Polda Riau
PEKANBARU || Tim kuasa hukum Bie Hoi resmi melayangkan surat pengaduan ke Inspektorat Pengawasan .







