pilihan +INDEKS
Tempat Rapid Tes Ilegal Menjamur
Publikterkini.com - Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru bakal merazia tempat pemeriksaan rapid tes antigen swasta. Hal ini untuk mengantisipasi beredarnya surat keterangan bebas Covid-19 palsu.
Lokasi atau tempat rapid antigen yang dibuka secara ilegal kini semakin menjamur di Kota Pekanbaru. Lokasi pemeriksaan ini beredar di sejumlah ruas jalan Pekanbaru.
"(Lokasi) rapid antigen itu banyak yang tidak ada izin, hanya beberapa yang ada izin," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Diskes Kota Pekanbaru, Arnaldo Eka Putra, hari ini.
Pihaknya mendata banyak diantara tempat pemeriksaan rapid test antigen tersebut yang tidak mengantongi izin dari Dinas Kesehatan. Karena itu pula peluang untuk terbitnya surat keterangan palsu juga akan ada.
Menurutnya, pemilik usaha kesehatan membuka tempat pemeriksaan rapid tes antigen tersebut hanya spontan membaca peluang pasar. Apalagi kebutuhan masyarakat akan surat tersebut sangat tinggi.
"Terutama bagi mereka yang akan bepergian. Kita kuatir rapid antigennya palsu, kadang surat keterangannya juga palsu," terangnya.
Selain itu, razia juga perlu dilakukan guna menertibkan oknum yang memanfaatkan pandemi Covid-19 sebagai lahan bisnis.
"Sekarang kan (lokasi rapid antigen) tumbuh seperti jamur. Dimana ada peluang pemasukan, mereka datang dan menjalankan usaha meski tidak ada izin," jelasnya.
Tempat pemeriksaan rapid test antigen dapat ditemukan disejumlah ruas jalan di Pekanbaru seperti di Jalan Soebrantas, Jalan Soekarno Hatta dan juga Jalan Sudirman serta Jalan Tuanku Tambusai. *
Berita Lainnya +INDEKS
Geger Dugaan Pesta LGBT, Wali Kota Pekanbaru Turun Tangan Segel New Paragon
PEKANBARU || Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, memimpin langsung penyegelan tempat hiburan mala.
Wawako Pekanbaru Lantik 22 Pejabat, Dorong Akselerasi Kinerja dan Pelayanan Publik
PEKANBARU || Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru, Markarius Anwar, melantik 22 pejabat eselon III .
Kompak Bangun Pendidikan, Duet Pimpinan Rohil Gaspol Hadirkan Sekolah Garuda
ROHIL || Wakil Bupati Rokan Hilir (Rohil) Jhony Carles menyatakan optimisme tinggi bahwa Ka.
Wali Kota Agung Nugroho: APBD 2026 Rp3,049 Triliun untuk Percepatan Pembangunan
PEKANBARU || Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Murni 2026 Kota (Pemko) Pekanbaru, akh.
PWMOI Riau Soroti Pengelolaan Hotel Aryaduta, Dividen Minim Picu Kekecewaan Pemprov
PEKANBARU || Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (PWMO.
Sosialisasi Tentang Dampak Perkawinan Beda Agama Terhadap Status Anak
PEKANBARU || Pengabdian kepada Masyarakat yang dilaksanakan oleh Dosen dan Mahasiswa Universitas .







