pilihan +INDEKS
Pemimpin Redaksi Media Online di Gorontalo Dibacok Orang Tak Dikenal
Publikterkini.com - Peristiwa pembacokan terhadap Jefri Rumampuk, yang diketahui seorang pemimpin redaksi di Gorontalo terjadi sekitar pukul 15.30 Wita. Korban diserang orang tak dikenal (OTK) ketika sedang mengendarai sepeda motor dan membonceng istrinya.
Ketika berada di Jalan Raya Eyato, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, tiba-tiba, dua orang yang juga mengendarai sepeda motor datang mendekat. Tak disangka salah satunya membacok hingga lengan tangan sebelah kanan korban terluka.
Kejadian berlangsung singkat, JR kemudian terkena bacokan di bagian lengan kanan, sementara pelaku langsung kabur melarikan diri. Istrinya kala itu tidak bisa berbuat banyak dan hanya berteriak minta tolong kepada warga sekitar.
Saat ini JR sedang dirawat secara intensif di Rumah Sakit Aloe Saboe, Kota Gorontalo. Kondisinya sangat lemas, luka yang dideritanya banyak mengeluarkan darah.
Atas kekerasan kepada wartawan ini, Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Gorontalo Irwanto Achmmad meminta Kepala Kepolisian Daerah Gorontalo tidak menutup mata.
“Kami minta bukan hanya pelakunya saja yang ditangkap, tetapi motif dari penganiayaan juga diungkap hingga ke akar-akarnya,” kata Irwanto.
Kekerasan terhadap jurnalis ini juga mendapat kecaman dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Gorontalo.
Melalui siaran persnya, Ketua AJI Kota Gorontalo Andri Arnold mendesak polisi segera menangkap para pelaku.
“Polisi juga harus mengungkap apakah ini berhubungan dengan aktivitas jurnalistik korban. Apapun alasannya, kekerasan tidak dapat dibenarkan. Kami yakin polisi bisa mengungkap dengan terang kasus ini,” tegas Andri.
“Jika nanti terbukti bahwa kasus ini ada kaitannya dengan aktivitas jurnalistik, polisi harus menggunakan UU Pers untuk menambah sanksi terhadap pelaku,” sambungnya.
AJI Kota Gorontalo juga mengimbau kepada semua pihak yang merasa dirugikan oleh suatu pemberitaan agar menyelesaikannya ke Dewan Pers sesuai dengan mekanisme sengketa pers sebagaimana yang tercantum dalam UU Pers.
Polisi Kantongi Identitas Pelaku
Sementara Kapolres Gorontalo Kota AKBP Suka Irawanto, mengatakan, saat ini terduga pelaku sudah diketahui identitasnya. Sesuai perintah Kapolda Gorontalo, mereka akan membentuk tim untuk mengusut tuntas kasus ini.
"Tim Polres Gorontalo Kota sedang melakukan pengejaran," kata Irawanto.
"Atas kejadian ini kami diminta oleh Kapolda Gorontalo untuk membentuk tim untuk menangani kasus pembacokan wartawan," ia menandaskan.
Berita Lainnya +INDEKS
Jetro Sibarani Apresiasi Polda Riau Lanjutkan Kasus Deposito Rp3,2 Miliar
PEKANBARU || Penanganan kasus dugaan pemalsuan tanda tangan yang berkaitan dengan hilangnya tabun.
PWMOI Kota Pekanbaru Minta Menteri Imipas Bersihkan Kamar Lodes Yang diduga Sengaja Disediakan di Setiap Lapas dan Rutan di Indonesia
PEKANBARU || Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perkumpulan Wartawan Media Onlinesia (PWMOI) Kota .
Kontroversi Tanah di Rumbai: Hak Milik Sah Lansia 84 Tahun Diduga Dialihkan Lewat Administrasi Bermasalah
PEKANBARU || Dugaan serius penyalahgunaan kewenangan dalam penerbitan dokumen pertanahan mencuat .
Aksi Debt Collector Berujung Pengeroyokan di Pekanbaru, Polisi Tangkap Empat Orang
PEKANBARU || Praktik penarikan kendaraan bermotor yang diduga dilakukan secara ilegal oleh oknum .
Debt Collector Kembali Brutal di Pekanbaru, Nasabah di Keroyok Hingga Berdarah, Diduga Ada Oknum Aparat aktif
PEKANBARU || Aksi brutal diduga debt collector kembali menggemparkan warga Kota Pekanbaru. Seoran.
Air Mata Korban Tumpah: Tuntutan 3 Tahun Dianggap Menghina Penderitaan
PEKANBARU || Sidang lanjutan kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dengan terdakwa Ahm.







