pilihan +INDEKS
Pengembangan Pasar Cik Puan Dalam Kajian
Publikterkini.com - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru masih melakukan kajian untuk pengembangan Pasar Cik Puan. Pemerintah kota belum dapat memastikan kelanjutan pengembangan apakah dilakukan oleh swasta atau pemerintah kota sendiri.
Pasar tersebut kini sudah menjadi aset Pemerintah Kota Pekanbaru setelah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau resmi menyerahkan aset Pasar Cik Puan pada 30 April 2021 lalu. Total luas lahan pasar di Jalan Tuanku Tambusai ini mencapai dua hektar.
"Tidak bisa diputuskan begitu saja. Maka kita kaji lebih dulu untuk pengelolaannya," kata Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Muhammad Jamil, hari ini.
Menurutnya, butuh kajian untuk menindaklanjuti masa depan pengembangan Pasar Cik Puan. Ia menilai harus ada kajian khusus untuk memastikan proses pengembangan pasar ini berlangsung secara bertahap. Pembangunan fisik pasar ini pun masih terbengkalai dan harus dilanjutkan.
Jamil menegaskan, ada sejumlah kemungkinan dalam proses pengembangan Pasar Cik Puan. Ia menyebut bisa saja mendapat dukungan pemerintah pusat.
Pengembangan pasar bisa juga dikembangkan oleh pemerintah kota. Ada juga kemungkinan dikelola oleh pihak ketiga atau investor.
"Nanti kita lihat apa kita kembangkan dari dana pemerintah pusat, dana kita sendiri atau investor," jelasnya.
Ia mengungkapkan, kondisi fisik pasar itu masih terbengkalai hingga kini. Pembangunannya berlangsung sejak tahun 2010 silam. Namun hingga kini belum ada perkembangan berarti pasca mangkrak sejak tahun 2012 silam.
Sebelumnya, Walikota Pekanbaru Firdaus mengatakan, pengelolaan Pasar Cik Puan kedepannya direncanakan akan diserahkan kepada pihak swasta.
"Kita ingin nantinya semua Win. Pemerintah Win, Pedagang Win, masyarakat win. Untung, semua untung," kata Firdaus..
Menurutnya, jika pemerintah yang mengelola tentu akan membutuhkan biaya lagi. Sementara saat ini kondisi ditengah pandemi Covid-19. Anggaran yang ada saat ini di fokuskan untuk penanganan Covid-19.
"Kalau kita tunggu dana pemerintah di tengah covid ini. Kita gak tau ntah kapan kita dapat. Maka oleh sebab itu kita mendorong kerjasama dengan pihak ketiga," terangnya.
Ia menilai, sebelum menyerahkan pengelolaan kepada pihak swasta nanti nya, pemerintah kota akan mengkaji seperti apa kerjasama kedepannya dalam pengelolaan. Firdaus menyebut, intinya dari kerjasama ini menguntungkan semua pihak.
Karena pengelolaan Pasar Cik Puan nantinya sepenuhnya akan diserahkan kepada pihak ketiga. Saat ini pemerintah kota terlebih dahulu menyiapkan administrasi pemindahan aset dari Pemprov Riau ke Pemko Pekanbaru. *
Berita Lainnya +INDEKS
Geger Dugaan Pesta LGBT, Wali Kota Pekanbaru Turun Tangan Segel New Paragon
PEKANBARU || Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, memimpin langsung penyegelan tempat hiburan mala.
Wawako Pekanbaru Lantik 22 Pejabat, Dorong Akselerasi Kinerja dan Pelayanan Publik
PEKANBARU || Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru, Markarius Anwar, melantik 22 pejabat eselon III .
Kompak Bangun Pendidikan, Duet Pimpinan Rohil Gaspol Hadirkan Sekolah Garuda
ROHIL || Wakil Bupati Rokan Hilir (Rohil) Jhony Carles menyatakan optimisme tinggi bahwa Ka.
Wali Kota Agung Nugroho: APBD 2026 Rp3,049 Triliun untuk Percepatan Pembangunan
PEKANBARU || Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Murni 2026 Kota (Pemko) Pekanbaru, akh.
PWMOI Riau Soroti Pengelolaan Hotel Aryaduta, Dividen Minim Picu Kekecewaan Pemprov
PEKANBARU || Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (PWMO.
Sosialisasi Tentang Dampak Perkawinan Beda Agama Terhadap Status Anak
PEKANBARU || Pengabdian kepada Masyarakat yang dilaksanakan oleh Dosen dan Mahasiswa Universitas .







