pilihan +INDEKS
Penemuan Jenazah Bayi di Bekasi Diduga Hasil Dari Hubungan Sedarah Kakak Adik
Publikterkini.com - Sesosok jasad bayi ditemukan di semak-semak Kampung Setu, Masnaga, Kelurahan Bintara Jaya, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Selasa 8 Juni 2021 malam.
Bayi malang tersebut diduga hasil hubungan terlarang antara saudara kandung yakni kakak dan adik. Saat ini, keduanya sudah ditangkap polisi.
Seorang pegawai kelurahan, Yati mengatakan, awalnya jasad bayi malang itu ditemukan di semak-semak oleh seorang warga sekitar yang hendak memancing.
“Ditemukan oleh warga yang hendak mau mancing, lalu melihat bayi malang tersebut berada di semak-semak,” ujarnya.
Pihaknya langsung berkoordinasi dengan Polsek Bekasi Kota. Selang beberapa jam, pelaku pembuang bayi langsung bisa diamankan dan jasad bayi tersebut langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi guna kepentingan penyelidikan.
Ketua RT setempat, Nasrudin mengatakan, tersangka pelaku pembuang bayi itu diduga merupakan kakak adik yang tinggalnya tak jauh dari lokasi tersebut.
"Jadi kemarin penegak hukum langsung olah TKP (tempat kejadian perkara) pas warga laporan, dari situ informasinya pelaku tidak jauh dari lokasi ditemukan (jenazah itu)," kata Nasrudin, Rabu kemarin.
Menurut Nasrudin, polisi yang saat itu menduga bahwa pelaku tak jauh dari lokasi kejadian melakukan penyelidikan.
Tak lama tersangka ditangkap. Mereka diketahui merupakan kakak adik yang menjalani hubungan sedarah hingga melahirkan bayi.
"Informasinya seperti itu (hasil hubungan sedarah kakak adik)," ujar Nasrudin.
Nasrudin mengatakan, para pelaku tinggal bersama kedua orangtua mereka. Mereka merupakan warga baru yang belum melapor ke pengurus RT.
"Rumahnya (tersangka) masih di lingkungan situ (dekat lokasi pembuangan bayi), dia warga baru tidak pernah lapor ke RT," ucapnya.
Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota Erna Ruswing Andari membenarkan penangkapan para tersangka pelaku.
"Tersangkanya kami sudah amankan, tapi masih kami dalami," kata Erna.
Namun, Erna tidak menjelaskan secara memerinci soal para tersangka yang menjalani hubungan sedarah itu.
Menurut Erna, saat ini penyidik sedang menangani kasus tersebut.
"Sekarang kami sedang menangani kasus ini," katanya.
Berita Lainnya +INDEKS
Jetro Sibarani Apresiasi Polda Riau Lanjutkan Kasus Deposito Rp3,2 Miliar
PEKANBARU || Penanganan kasus dugaan pemalsuan tanda tangan yang berkaitan dengan hilangnya tabun.
PWMOI Kota Pekanbaru Minta Menteri Imipas Bersihkan Kamar Lodes Yang diduga Sengaja Disediakan di Setiap Lapas dan Rutan di Indonesia
PEKANBARU || Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perkumpulan Wartawan Media Onlinesia (PWMOI) Kota .
Kontroversi Tanah di Rumbai: Hak Milik Sah Lansia 84 Tahun Diduga Dialihkan Lewat Administrasi Bermasalah
PEKANBARU || Dugaan serius penyalahgunaan kewenangan dalam penerbitan dokumen pertanahan mencuat .
Aksi Debt Collector Berujung Pengeroyokan di Pekanbaru, Polisi Tangkap Empat Orang
PEKANBARU || Praktik penarikan kendaraan bermotor yang diduga dilakukan secara ilegal oleh oknum .
Debt Collector Kembali Brutal di Pekanbaru, Nasabah di Keroyok Hingga Berdarah, Diduga Ada Oknum Aparat aktif
PEKANBARU || Aksi brutal diduga debt collector kembali menggemparkan warga Kota Pekanbaru. Seoran.
Air Mata Korban Tumpah: Tuntutan 3 Tahun Dianggap Menghina Penderitaan
PEKANBARU || Sidang lanjutan kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dengan terdakwa Ahm.







