pilihan +INDEKS
Toko Kacamata di Pangkalpinang Jadi Sasaran Perampokan, Pelaku Berjumlah 3 Orang
Publikterkini.com - Salah satu toko optik di Jalan Soekarno Hatta, Semabung Lama, Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung menjadi sasaran aksi perampokan, Sabtu (5/6/2021) sekitar pukul 10.30 WIB.
Pelaku yang diduga berjumlah tiga orang masuk ke dalam toko dengan berpura-pura sebagai pembeli kacamata.
Salah seorang pelaku kemudian menodongkan senjata api jenis pistol dan memaksa kasir membuka laci uang tunai.
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Pangkalpinang, AKP Adi Putra mengatakan, pihaknya telah menerima laporan kriminal tersebut dan kini sedang memburu pelaku.
"Tim Naga sudah bergerak memburu pelaku. Kami terus berkoordinasi dengan satuan-satuan pengamanan di lapangan," ujar Adi saat dikonfirmasi Kompas.com, Sabtu (5/6/2021).
Meski begitu, tempat usaha yang tidak jauh dari perempatan lampu lalulintas Semabung itu tetap buka hingga tadi malam sekitar pukul 20.39 WIB.
Tim Naga yang dipimpin oleh KBO Reskrim Polres Pangkalpinang, Ipda Imam Setiawan dan Aiptu Rudi Kiai melakukan pengumpulan informasi, dan jejak yang ditinggal oleh para pelaku.
Anggota tampak terlihat menggunakan alat semacam serbuk warna merah, dan menaburkan ke meja kasir toko itu.
Anggota satunya lagi menyapu serbuk itu dengan kuas.
Terlihat, gambaran sidik jari di meja kasir Optik Internasional tersebut.
KBO Reskrim Polres Pangkalpinang, Ipda Imam Setiawan mengatakan di toko Optik Internasional tersebut tidak ada
kamera pengawas, sehingga pihaknya harus mengumpulkan bukti lain yang ditinggal oleh para pelaku.
"Saat ini kami sedang mengumpulkan informasi dan jejak yang ditinggalkan oleh para pelaku di TKP.
Semuanya harus kami sesuaikan apalagi yang ada di meja kasir itu," kata Ipda Imam Setiawan, Sabtu (5/6/2021) di TKP.
Katanya, di toko yang dilaporkan tentang peristiwa tersebut tidak ada kamera pengawas atau CCTV.
Saat ini pihaknya sedang memetakan toko sekitar yang ada CCTV untuk melihat kemungkinan adanya record trafic ke TKP saat peristiwa terjadi.
Berita Lainnya +INDEKS
Menang Praperadilan, Kuasa Hukum Bie Hoi Laporkan Empat Oknum Penyidik ke Irwasda dan Propam Polda Riau
PEKANBARU || Tim kuasa hukum Bie Hoi resmi melayangkan surat pengaduan ke Inspektorat Pengawasan .
Merasa Diperas dan Dicemarkan Nama Baiknya, ZN Laporkan Akun TikTok @Detakfakta dan Rekannya ke Polresta Pekanbaru
PEKANBARU || Polemik dugaan pelanggaran hukum di ruang digital kembali mencuat di Kota Pekanbaru..
Anak Bupati dan Selegram Terkenal Pekanbaru Terjaring Razia di Club Malam, Ini Barang Bukti Yang di Temukan
PEKANBARU || Polresta Pekanbaru terus intensif melakukan razia di tempat hiburan malam, Saat razi.
Gugatan Praperadilan Law Firm Jetsiber Dikabulkan: Penetapan Tersangka Dinyatakan Tidak Sah oleh Pengadilan
LIMA PULUH KOTA| |Pengadilan Negeri Tanjung Pati mengabulkan gugatan praperadilan yang diaj.
Frans Sibarani Kritik Mutasi Pascadugaan SPPD Fiktif
PEKANBARU || Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Solidaritas Peduli Keadilan Nasional (DPP-S.
Dugaan Mafia Tanah di Tapung Meledak, RHUKI Desak Kapolda Riau Turun Tangan
PEKANBARU || Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Riau Rumah Hukum Indonesia (RHUKI) meminta perhati.







