pilihan +INDEKS
MPC PP Pekanbaru Dukung Polda Berantas Premanisme
Publikterkini.com - Ketua Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) Kota Pekanbaru, Iwan Pansa menyatakan, keluarga besar Pemuda Pancasila Kota Pekanbaru mendukung Kepolisian Daerah Riau untuk memberantas premanisme dan pelaku teror terhadap aktivis anti korupsi di Bumi Lancang Kuning.
Iwan mengatakan, aksi premanisme dan rasisme oleh sekelompok orang di Pekanbaru sudah semakin liar dan meresahkan, maka itu perlu dukungan semua pihak terhadap kepolisian untuk memberantasnya.
Pemuda Pancasila sebagai organisasi kemasyarakatan kepemudaan, siap untuk menjaga keamanan serta kenyamanan warga Pekanbaru dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari, kami bahagian dari masyarakat dan kami siap diberdayakan untuk menjaga masyarakat dari aksi premanisme.
"Kami tidak ingin ada, aksi-aksi premanisme merajalela di bumi lancang kuning ini, kami pemuda pancasila siap menjaga Kamtibmas dan mari kita dukung Polda Riau untuk memberantasnya,'' tegas Iwan Pansa.
Berita Lainnya +INDEKS
Deninteldam XIX/Tuanku Tambusai Ungkap Kasus Sabu di Gudang BBM Bengkalis
BENGKALIS || Personel Detasemen Intelijen Kodam (Deninteldam) XIX/Tuanku Tambusai berhasil mengun.
Diduga Ada Bekingan Oknum Pemred, Polisi Diminta Bongkar Jaringan Obat Golongan G di Subang
SUBANG ||Seorang penjual obat-obatan golongan G di Kabupaten Subang yang dikenal dengan nama Pedo.
Satpam PT SLS Ditembak di Areal Kebun, Polisi Selidiki Dugaan Aksi “Ninja Sawit”
PELALAWAN || Peristiwa mengejutkan terjadi di areal perkebunan PT Sari Lembah Subur (SLS), Desa G.
Kapolda Riau PDTH 12 Personel, Tegaskan: Tak Ada Ampun bagi Pengkhianat Institusi
PEKANBARU || Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan memimpin langsung upacara Pemberhentian Dengan.
Jatuh ke Dunia Gelap: Dua Mantan Polisi Diciduk Bersama 71 Pil Ekstasi
PEKANBARU || Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru kembali membongkar jaringan peredaran nark.
Camat Aktif Jadi Tersangka Baru Kasus Pupuk Subsidi di Pelalawan, Kerugian Negara Tembus Rp34 Miliar
PELALAWAN || Skandal penyelewengan pupuk bersubsidi di Kabupaten Pelalawan kembali menyeret pejab.







