pilihan +INDEKS
Jambret Sadis Dipekanbaru Ditangkap, Ini Pelakunya
Publikterkini. Com, Pekanbaru - Tim gabungan Polda Riau tangkap pelaku jambret paling sadis dipekanbaru, Dua orang pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curat) atau jambret yang mengakibatkan salah seorang korban meninggal dunia berhasil ditangkap Tim gabungan Ditreskrimum polda riau, satreskrim polresta pekanbaru dan reskrim polsek limapuluh ditempat yang berbeda.
Pelaku yang berhasil diamankan yaitu, PM (21) dan FAG (17). Pelaku PM (21) diamankan warga di TKP, sedangkan pelaku FAG (17) diamankan di Jalan Arjuna kecamatan payung sekaki kota Pekanbaru." ucap Wadir Reskrimum Polda Riau, Jum’at (14/06/2024).
Dihadapan awak media, Wadir Reskrimum Polda Riau yang didampingi Kabid Humas Polda Riau, Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru dan Kapolsek Limapuluh saat menggelar konferensi pers Wadir Reskrimum memaparkan.
Kejadian berawal pada kamis (13/06/2024) sekira pukul 00.00 WIB, saat itu korban GY als Sovi (25) dan JK alias Joshua (25) berboncengan pulang dari berdagang di pustaka wilayah menuju Jalan Hangtuah kelurahan sekip kecamatan limapuluh." ucapnya.
Tepatnya di Jalan Hangtuah turunan sebelum jembatan tambah Wadir, pelaku melakukan jambret, dan terjadi tarik menarik antara korban dan pelaku.
Akibat dari tarik menarik tersebut pelaku dan korban jatuh dan korban berteriak ” Jambret…Jambret “, tambahnya.
Mendengar teriakan korban, masyarakat yang ada disekitar TKP langsung melakukan pertolongan dan mengejar pelaku.
Massa atau pun warga mengamankan salah seorang pelaku (PM) dan melaporkan hal tersebut ke polsek lima puluh dan selanjutnya polsek limapuluh mendatangi TKP untuk mengamankan pelaku."ungkapnya.
Dan akibat kejadian tersebut korban JK als Joshua mengalami luka memar, sedangkan korban GY als Sovi meninggal dunia.
Dari hasil pemeriksaan dari Rumah Sakit Awal Bros A. Yani korban (GY/Sovi) mengalami luka parah di bagian telinga hingga tembus ke bagian rongga mulut." kata Wadir.
Selain mengamankan pelaku turut diamankan barang bukti 1 buah tas warna merah, 1 unit iphone dan dompet warna hitam, 1 unit sepada motor nmax, 1 buah helm warna putih, surat visum dari RS Awal Bros A. Yani.
Dan untuk pelaku dikenakan pasal 365 KUHP." pungkas Wadir Reskrimum Polda Riau.
Hasil kejahatan ini, kedua pelaku membeli narkotika. Ini terbukti dari hasil tes urin keduanya positif konsumsi amphetamine,” jelasnya.
Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.
Berita Lainnya +INDEKS
Deninteldam XIX/Tuanku Tambusai Ungkap Kasus Sabu di Gudang BBM Bengkalis
BENGKALIS || Personel Detasemen Intelijen Kodam (Deninteldam) XIX/Tuanku Tambusai berhasil mengun.
Diduga Ada Bekingan Oknum Pemred, Polisi Diminta Bongkar Jaringan Obat Golongan G di Subang
SUBANG ||Seorang penjual obat-obatan golongan G di Kabupaten Subang yang dikenal dengan nama Pedo.
Satpam PT SLS Ditembak di Areal Kebun, Polisi Selidiki Dugaan Aksi “Ninja Sawit”
PELALAWAN || Peristiwa mengejutkan terjadi di areal perkebunan PT Sari Lembah Subur (SLS), Desa G.
Kapolda Riau PDTH 12 Personel, Tegaskan: Tak Ada Ampun bagi Pengkhianat Institusi
PEKANBARU || Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan memimpin langsung upacara Pemberhentian Dengan.
Jatuh ke Dunia Gelap: Dua Mantan Polisi Diciduk Bersama 71 Pil Ekstasi
PEKANBARU || Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru kembali membongkar jaringan peredaran nark.
Camat Aktif Jadi Tersangka Baru Kasus Pupuk Subsidi di Pelalawan, Kerugian Negara Tembus Rp34 Miliar
PELALAWAN || Skandal penyelewengan pupuk bersubsidi di Kabupaten Pelalawan kembali menyeret pejab.







