pilihan +INDEKS
Dilempar Dari Balik Tembok, Petugas Pos Tinggi Lapas Pekanbaru Gagalkan Penyelundupan Narkoba Diduga Jenis Ganja Seberat 2 Kg
PUBLIKTERKINI.COM,Pekanbaru – Segala upaya percobaan penyelundupan narkoba ke dalam lapas dan rutan di Riau kembali dicoba oknum yang tidak bertanggung jawab. Kali ini, peristiwa itu terjadi di Lapas Kelas IIA Pekanbaru pada Minggu malam sekira pukul 21.50 WIB, (7/8/2022). Petugas pos tinggi 3 mendengar ada bunyi barang terjadi di sekitar wilayah kerjanya. Setelah mengecek langsung ke sumber bunyi tersebut, petugas menemukan adanya 2 paket bungkusan dan setelah diperiksa, petugas menduga barang tersebut berisi narkoba jenis ganja.
Petugas Pos Tinggi 3 tersebut kemudian segera melaporkan hasil temuannya kepada kepada komandan jaga tanpa meninggalkan pos. Setelah mendapatkan laporan dari petugas tersebut, komandan jaga langsung meluncur ke area dan mengecek kondisi dan keadaan TKP serta memeriksa kembali apakah ada barang lain yang diselundupkan. Setelah komandan jaga memastikan barang tersebut diduga ganja, komandan jaga langsung menelpon Ka. KPLP Pekanbaru untuk meminta petunjuk arahan dan tindakan lebih lanjut. Ka. KPLP melanjutkan laporan kepada Kepala Lapas Pekanbaru, Sapto Winarno dan kemudian diteruskan kepada Kepala Divisi Pemasyarakatan Riau, Mulyadi. Pukul 22.20 WIB, Kadivpas Riau, Kalapas Pekanbaru dan Ka. KPLP mengecek lokasi temuan barang yg diduga narkotika jenis ganja tersebut;
“Kami telah melaporkan penemuan paket seberat 2 kg tersebut yang diduga narkoba jenis ganja tersebut ke Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru untuk pengembangan lebih lanjut. Polisi akan memeriksa CCTV yang ada di sekitar area baik milik Lapas Pekanbaru maupun milik warga sekitar. Semoga kita menemukan pelaku yang coba mengotori lapas dan rutan di Riau ini,” kata Jahari.
Jahari pun turut mengapresiasi kinerja jajarannya yang memiliki komitmen kuat memberantas peredaran narkoba. Dia berharap seluruh jajaran Kemenkumham Riau memiliki integritas dan profesionalitas seperti petugas Lapas Pekanbaru. “Sudah harga mati. Kami tidak akan neko-neko dengan narkoba. Petugas yang berprestasi akan diberikan reward, tapi yang coba-coba jadi pengkhianat narkoba, bersiaplah dengan sanksi tegas berupa pidana dan pemecatan,” pesannya.
Berita Lainnya +INDEKS
PH Sukma Dewi Bongkar Polemik Dana Rp11 Miliar, Ellyatun Disomasi
PEKANBARU || Persoalan harta peninggalan keluarga almarhum H. Ahmad Bebas mencuat setelah Sukma D.
Liputan HUT RI di Minas Berujung Dugaan Ancaman terhadap Wartawan
SIAK || Seorang wartawan Catatanriau.com, Idris Harahap, mengaku mengalami intimidasi dan ancaman.
Lagi Perawatan di Klinik Kecantikan, Bos Besar Narkoba Kampung Bahari di Tangkap BNN RI
JAKARTA || Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap MR alias Bos Gendut, bandar narkoba besar di .
Advokat Bentrok dengan DC di Pekanbaru, LBH SPN Desak Polda Riau Usut Dugaan Premanisme
PEKANBARU || Ketegangan antara seorang advokat dan sejumlah orang yang diduga debt collector (DC).
Hakim Vonis Rata Abdul Wahid dan Kawan-Kawan 2 Tahun Penjara, KPK Ajukan Banding
PEKANBARU || Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajukan upaya hukum banding atas vonis 2 tahun.
DPW GMPK Riau Kecam Keras Pengeroyokan Jurnalis di Siak: Intimidasi Terbuka Terhadap Pengawasan Publik
PEKANBARU || Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Provinsi Riau.







