pilihan +INDEKS
Warga Binaan Lapas Narkotika Rumbai Nikmati Healing, Katanya Ingin Seperti Netizen
PUBLIKTERKINI.COM,Pekanbaru – Berdasarkan Pasal 1 Undang-Undang No. 12 Tahun 1995 tentang Lembaga Pemasyarakatan, Lembaga Pemasyarakatan pada pokoknya memiliki tugas dan fungsi untuk melakukan pembinaan terhadap warga binaan yang bertujuan untuk mencegah kembali terjadinya tindak pidana, memulihkan keseimbangan, dan meyelesaikan konflik, serta memperbaiki warga binaan dan menyiapkan warga binaan agar nantinya mampu berbaur secara sehat dengan masyarakat.
Dalam rangka memenuhi tugas dan fungsi tersebut, Lembaga Pemasyaratatan Narkotika Kelas IIB Rumbai bersama Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) menggelar Healing Time bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Kamis (21/07).
“Pada hakikatnya, para WBP juga berhak untuk mendapatkan healing time, layaknya masyarakat umum lainnya. Jika tidak bisa healing keluar karena masih dalam masa hukuman, kita bisa mengatasi keterbatasan dengan memanfaatkan lokasi Lapas dengan melakukan kegiatan outbond,” terang Robinson Peranginangin, Kepala Lapas Narkotika Rumbai yang turut memimpin kegiatan outbond.
Healing time yang melibatkan 50 orang WBP dari program pembinaan Pramuka tersebut dikemas dalam bentuk kekeluargaan itu juga bertujuan sebagai ajang untuk menjalin kerukunan antar Warga Binaan Pemasyarakatan. “Selain berguna untuk menjaga kebugaran tubuh dan mengurangi stress, kegiatan ini juga berguna untuk menjaga silaturahmi dan kekompakan sesama WBP. Karena dengan kegiatan tersebut mereka tidak merasa tertekan dan terlalu larut dalam permasalahan masing-masing,” tutur kalapas yang ramah ini.
Secara terpisah, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Riau, Mhd. Jahari Sitepu mengapresiasi langkah yang diambil oleh Lapas Narkotika Rumbai. “Saat ini kita dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif dalam menjaga ketertiban dan kondusifitas di dalam Lapas dan Rutan. Langkah yang dilakukan oleh Lapas Narkotika Rumbai dengan melakukan outbond meskipun di dalam Lapas dapat meningkatkan keakraban sesama WBP serta dapat memperkuat imunitas sehingga WBP tetap sehat secara fisik dan mental,” terangnya.
Berita Lainnya +INDEKS
Dugaan Mafia Tanah di Tapung Meledak, RHUKI Desak Kapolda Riau Turun Tangan
PEKANBARU || Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Riau Rumah Hukum Indonesia (RHUKI) meminta perhati.
Operasi Antik LK 2026, Polda Riau Ungkap 435 Kasus Narkotika
PEKANBARU || Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau bersama jajaran berhasil mengungkap 435 kasus .
Dua Warga Terjaring Operasi Antik, Polisi Ajak Masyarakat Bersama Lawan Narkoba
PEKANBARU || Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Pekanbaru kembali menggencarkan Oper.
Jeritan Korban Tak Digubris? Putusan Ringan KDRT WNA Gegerkan Pekanbaru, Publik Pertanyakan Nurani Keadilan!
PEKANBARU ||Putusan sidang kasus dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang menjerat terdakw.
Jetro Sibarani Apresiasi Polda Riau Lanjutkan Kasus Deposito Rp3,2 Miliar
PEKANBARU || Penanganan kasus dugaan pemalsuan tanda tangan yang berkaitan dengan hilangnya tabun.
PWMOI Kota Pekanbaru Minta Menteri Imipas Bersihkan Kamar Lodes Yang diduga Sengaja Disediakan di Setiap Lapas dan Rutan di Indonesia
PEKANBARU || Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perkumpulan Wartawan Media Onlinesia (PWMOI) Kota .







