pilihan +INDEKS
Polda Sita Kapal Milik Briptu Polisi Kaya Raya Yang Diduga Untuk Mengangkut Narkoba dan Bisnis Ilegal Miliknya
PUBLIKTERKINI.COM,Tarakan - Ditkrimsus Polda Kalimantan Utara menyita tiga unit kapal cepat milik Briptu Hasbudi yang diduga kerap digunakan kaki tangannya untuk melakukan pengiriman barang-barang ilegal.
Diduga tiga unit kapal tersebut kerap digunakan untuk membawa barang-barang ilegal seperti pakaian bekas, daging hingga narkoba asal Malaysia.
Ditreskrimsus Polda Kaltara AKBP Hendy F Kurniawan mengatakan tiga unit speedboat celebes milik Briptu Hasbudi itu diamankan Ditkrimsus pada Kamis (5/5/2022) malam.
Bermula ketika petugas sedang melakukan pengecekan 17 kontainer berisikan pakaian bekas di Pelabuhan Malundung Tarakan.
Saat itu AKBP Hendy menerima informasi intelijen bahwa anak buah Hasbudi sedang berupaya menyembunyikan tiga speed boat yang tengah sandar di Pulau Liagu Bulungan.
"Sekitar pukul 21.30 WITA, kami memperoleh informasi intelijen bahwa terdapat 3 speed boat celebes milik HSB(Hasbudi) yang kerab digunakan untuk angkut baju rombengan (bekas) diduga akan disembunyikan," ucapnya saat dikonfirmasi JPNN.com Jumat (6/5).
Informasi itu segera ditindaklanjuti dengan dilakukannya penyelidikan dan benar saja, di lokasi yang telah disebutkan terdapat tiga unit speedboat yang mau dibawa kabur.
Beruntung petugas lebih cepat tiba di lokasi tersebut, tetapi sayangnya motoris dan anak buah Briptu Hasbudi berhasil kabur. Dari tiga unit speedboat tersebut ditemukan 1 kunci dalam keadaan masih tertempel di kontak.
Ditkrimsus Polda Kaltara berhasil merebut tiga unit speedboat milik briptu Hasbudi yang hendak disembunyikan oleh para anak buahnya.
Sementara kunci dari dua speedboat lainnya berhasil dibawa lari dari kontaknya. Ketiga speedboat tersebut kemudian diamankan Dirkrimsus Polda Kaltara ke dermaga Polair Polres Tarakan.
"Kami kerahkan Tim Khusus melakukan penyelidikan. Para anak buah HSB berhasil melarikan diri, 2 speed tanpa kunci dan 1 speed ada kunci. Tiga speed milik HSB sudah kami amankan ke dermaga milik Polair Polres Tarakan," terangnya.
AKBP Hendy menyampaikan, tiga speedboat yang diamankan pihaknya itu diduga kuat kerap digunakan anak buah Briptu Hasbudi untuk membawa pakaian bekas dan daging ilegal yang diselundupkan dari Malaysia.
"Barang bukti tiga speedboat ini masih kami sita, namun belum kami pastikan apakah akan ikut kami bawa ke Polda di Bulungan atau dititipkan disini saja," terangnya.
Disinggung lebih lanjut proses pengamanan ketiga unit speedboat tersebut, AKBP Hendy menerangkan tidak sempat terjadi kontak senjata. Pasalnya anak buah Briptu Hasbudi memilih kabur duluan ketika melihat polisi dari kejauhan sedang menuju ke lokasi tersebut.
"Belum, belum sempat ada tembakan. Karena anak buahnya HSB langsung kabur. Karena kondisinya malam hari, kami perintahkan tim untuk lebih mementingkan keselamatan," bebernya.
Ditambahkannya, ada dugaan ketiga speedboat tersebut turut digunakan oleh anak buah Briptu Hasbudi untuk membawa narkoba jenis sabu-sabu asal Malaysia.
"Tetapi masih ada dugaan, kami selidiki lagi lebih lanjut. Karena masih ada beberapa lagi alat transportasi lain yang disembunyikan mereka," pungkasnya.
Berita Lainnya +INDEKS
Indonesian Journalist Wach [IJW) Kritik Menhan Syafrie Sjamsoeddin Diskriminasi Retret Wartawan PWI Jelang HPN
JAKARA || Indonesian Journalist Watch (IJW) kritik Menteri Pertahanan (Menhan) .
Rakornas Nasional, Jhony Charles Tegaskan Komitmen Bangun Rokan Hilir
JAKARTA || Wakil Bupati Rokan Hilir, Jhony Charles, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakorna.
Josal Panggil Mitra Kerjanya di Komisi XIII, Minta Kasus Nenek Sauda di Usut Tuntas
JAKARTA || Anggota Komisi XIII DPR RI, Arisal Aziz Fraksi Partai PAN, meminta agar kasus pe.
Temuan Daftar Perusahaan Terduga Pelanggar Reklamasi, Satgas Jaga Indonesia PP KAMMI Desak Pemerintah Lakukan Evaluasi
JAKARTA || Satuan Tugas (Satgas) Jaga Indonesia melakukan kajian mendalam terhadap pr.
Anggota Komisi XIII DPR RI Arisal Aziz Soroti Kasus Nenek Saudah yang "Stagnan" dan Kecewa Terhadap LPSK
JAKARTAV|| Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN), H. Arisal Aziz m.
Ketua DPD APDESI Riau Zulfahrianto Bertemu Menteri Desa, Dorong Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal
JAKARTA || Ketua Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPD APDESI) Pr.







