pilihan +INDEKS
Tetap Membandel, Kursi Pelaku Usaha akan Disita, NIK Diblokir
Publikterkini.com - Satgas Covid-19 Kota Pekanbaru kembali menyita puluhan kursi dari sejumlah pelaku usaha dan mengamankan beberapa warga yang melanggar Protokol Kesehatan (Prokes) kemarin malam.
Operasi yustisi yang dilakukan Satgas ini menyasar sejumlah tempat usaha yang masih ramai dikunjungi masyarakat.
Mereka menyasar kafe, food court, dan Pedagang Kaki Lima (PKL) di seputaran Jalan Hangtuah, Imam Munandar, dan Jalan S Parman.
"Kami melakukan patroli hunting situasi, memberikan imbauan terkait Prokes dan pengetatan PPKM mikro," kata Kabid Ops Pol PP Pekanbaru Yendri Doni, hari ini.
Ia menyebut, total ada 25 kursi yang diamankan dari tempat usaha. Pemilik masih nekat beroperasi dari jam operasional yang telah ditentukan selama pengetatan PPKM mikro.
Mereka juga diberikan surat teguran agar mengikuti aturan tempat usaha selama pengetatan PPKM mikro yang berlangsung 6 hingga 20 Juli 2021.
Kemudian juga diamankan enam orang yang tidak memiliki identitas. Mereka dilakukan pendataan dan diminta keluarga mereka membuat pernyataan. Lalu ada tiga pengunjung yang dilakukan pemblokiran NIK (Nomor Induk Kependudukan) karena tidak kooperatif saat diamankan.
"Kami imbau pemilik usaha makanan dan minuman, agar mematuhi Prokes dan mengutamakan layanan take away," jelasnya.
Hal ini sesuai dengan Surat Edaran (SE) Walikota nomor 13/SE/SATGAS /2021 tentang pengetatan PPKM mikro. *
Berita Lainnya +INDEKS
Menang Praperadilan, Kuasa Hukum Bie Hoi Laporkan Empat Oknum Penyidik ke Irwasda dan Propam Polda Riau
PEKANBARU || Tim kuasa hukum Bie Hoi resmi melayangkan surat pengaduan ke Inspektorat Pengawasan .
Merasa Diperas dan Dicemarkan Nama Baiknya, ZN Laporkan Akun TikTok @Detakfakta dan Rekannya ke Polresta Pekanbaru
PEKANBARU || Polemik dugaan pelanggaran hukum di ruang digital kembali mencuat di Kota Pekanbaru..
Anak Bupati dan Selegram Terkenal Pekanbaru Terjaring Razia di Club Malam, Ini Barang Bukti Yang di Temukan
PEKANBARU || Polresta Pekanbaru terus intensif melakukan razia di tempat hiburan malam, Saat razi.
Gugatan Praperadilan Law Firm Jetsiber Dikabulkan: Penetapan Tersangka Dinyatakan Tidak Sah oleh Pengadilan
LIMA PULUH KOTA| |Pengadilan Negeri Tanjung Pati mengabulkan gugatan praperadilan yang diaj.
Frans Sibarani Kritik Mutasi Pascadugaan SPPD Fiktif
PEKANBARU || Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Solidaritas Peduli Keadilan Nasional (DPP-S.
Dugaan Mafia Tanah di Tapung Meledak, RHUKI Desak Kapolda Riau Turun Tangan
PEKANBARU || Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Riau Rumah Hukum Indonesia (RHUKI) meminta perhati.







