pilihan +INDEKS
Polda Kaltim Gagalkan Peredaran 25 Kilogram Sabu
Publikterkini.com - Ditresnarkoba Polda Kaltim menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu seberat 25 kilogram, Senin (10/5/2021) kemarin.
Sedikitnya 5 tersangka yang kini sudah diamankan di Makopolda Kaltim.
Informasi yang berhasil dihimpun, kelima tersangka tersebut diamankan di kawasan Jalan Mulawarman, Kelurahan Manggar Baru Balikpapan Timur.
Persisnya di areal Jembatan Manggar dimana kelima tersangka ini tengah mengarah menuju ke Samarinda.
Usut punya usut, 25 kilogram barang haram ini diketahui akan diedarkan ke Kota Tepian, Samarinda.
Dimana kini untuk kelima tersangka akan dilakukan pendalaman lebih lanjut oleh Ditresnarkoba Polda Kaltim.
Diketahui, sabu tersebut didatangkan dari Sebatik, Kaltara melalui jalur laut. Tiga dari lima tersangka berinisial AN (45), SL (48), dan S (22), menggunakan kapal jenis klotok yang mereka sewa dari penyewaan kapal di daerah Wakatobi menuju ke Sebatik.
“Perjalanannya empat hari mereka ke Balikpapan. Mungkin karena merasa aman, begitu saja, tanpa kamuflase,” ujar Kapolda Kaltim, Irjen Pol Herry Rudolf Nahak, Selasa (11/5/2021).
Dijelaskan Kapolda Kaltim, 25 kilogram ini dibagi dua. Seberat 12 kilogram pertama akan dibawa ke Samarinda.
Sementara 13 kilogram sisanya lagi akan di bawa ke Pare-Pare. Usai menurunkan 12 Kilogram sabu di Balikpapan, lanjut Irjen Pol Herry, para tersangka selanjutnya bertolak ke Pare-Pare Sulawesi Selatan membawa sisanya dengan kapal yang sama.
“Yang mesan ini dari Pare-Pare. Meminta tiga orang tersangka untuk mengambil barang di Sebatik. Jadi pemilik barang sebetulnya ada di Pare-Pare,” jelasnya.
Dua tersangka sisanya, berinisial AT (23) dan RA (23) yang merupakan pengepul sejak awal sudah berjaga di Jembatan Manggar, Jalan Mulawarman, Balikpapan Timur.
“Dia pakai jalur laut. Sudah ada kodenya bahwa ada yang jemput barang saat nyandar di Manggar,” tambahnya.
Dengan adanya pengungkapan tersebut, dirinya mengklaim ada tersangka lain yang menjadi dalang dari peredaran narkoba, umumnya di Indonesia.
Bahkan, Irjen Pol Herry sempat menduga masuknya barang haram ini merupakan permainan pasar internasional.
“Karena ini jaringan. Makanya kita kembangan terus ini jaringannya. Identitas sudah dikantongi. Termasuk yang di Samarinda,” ujarnya.
Di akhir, ia pun berkomitmen akan terus membongkar peredaran narkoba sekaligus jaringannya.
“Ini tentu saja akan terus kita kembangkan untuk bisa sampai kepada otak pelaku peredaran,” tegasnya.
Berita Lainnya +INDEKS
Kapolri-Titiek Soeharto Resmikan-Groundbreaking 110 Jembatan Merah Putih Presisi Riau
KAMPAR || Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediat.
Pelaku Pembunuhan Ermanto Usman, Sudirman Alias Yuda Ditangkap Di Jakut. Polisi Dalami Motif
JAKARTA || Sudirman alias Yuda, pelaku pembunuhan aktivis penggiat anti korupsi, Ermanto Us.
Damai, Dirjen Hubla Mediasi Pertikaian APBMI VS Koperasi TKBM Pelabuhan - Aliansi Pekerja
JAKARTA || Pertikaian antara Ketua APBMI (Asosiasi Pengusaha Bongkar Muat Indonesia), Juswandi Kr.
Bola Panas Kasus Bambang Joko, Dirkeu BPJS TK Terkait Korupsi Rp. 205,14 Milyar Kini Ditangan DJSN
JAKARTA || Bola Panas Kasus Direktur Keuangan (Dirkeu) BPJS Ketenagakerjaan, Bambang Joko S.
Ketua DPD Gerindra Provinsi Riau Sentil PDIP Soal Isu Dana Pendidikan Untuk MBG, M Rahul : Jangan Bangun Narasi Yang Menyesatkan
PEKABARU || Ketua DPD Gerindra Provinsi Riau Muhammad Rahul yang sekaligus Kapoksi Ko.
Forum Jamsos Minta Presiden Prabowo Copot Bambang Dirkeu BPJS Ketenagakerjaan Terkait Korupsi Hutama Karya Rp.205,14 Milyar
JAKARTA || Forum Jamsos meminta kepada Presiden Prabowo agar mencopot Bambang Joko Sutarto, Direk.







