pilihan +INDEKS
Usai Diperiksa Kejari Pekanbaru, Sekwan Hambali Nanda Manurung Kabur dari Media
PEKANBARU || Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Pekanbaru, Hambali Nanda Manurung, menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Pekanbaru, Jalan Jenderal Sudirman, Selasa (7/10/2025). Pemeriksaan tersebut diduga berkaitan dengan kasus dugaan indikasi korupsi Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif di lingkungan DPRD Kota Pekanbaru.
Informasi yang tersebar, Sekwan DPRD itu dipanggil penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Pekanbaru untuk dimintai keterangan dalam penyelidikan dugaan penyimpangan penggunaan anggaran perjalanan dinas anggota dewan dan pejabat sekretariat DPRD. Dugaan itu kini tengah ditangani secara serius oleh Kejari Pekanbaru.
Sekitar pukul 13.00 WIB, Sekwan DPRD Kota Pekanbaru, Hambali Nanda Manurung, terlihat keluar dari ruang pemeriksaan mengenakan baju putih dan celana hitam. Dengan langkah cepat, ia langsung menuju mobilnya yang sudah terparkir di halaman Kejari.
Ketika sejumlah awak media mencoba mengonfirmasi, Hambali memilih bungkam dan bergegas masuk ke mobil tanpa memberikan penjelasan sedikit pun.
Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Kota Pekanbaru, Niky Juniesmero, membenarkan adanya pemanggilan dan pemeriksaan terhadap Hambali Nanda Manurung. Namun, ia enggan membeberkan secara detail materi pemeriksaan tersebut.
“Iya, benar. Pemanggilan Sekwan Hambali Nanda Manurung dalam rangka pemeriksaan,” ujar Niky kepada media ini.
Saat ditanya apakah pemeriksaan itu berkaitan dengan laporan dugaan SPPD fiktif di lingkungan DPRD Kota Pekanbaru, Niky memilih irit bicara. Ia menegaskan pihaknya masih bekerja dan belum dapat memberikan keterangan lebih jauh.
“Untuk sementara saya belum bisa berkomentar banyak dalam hal itu. Intinya kami masih bekerja. Biarlah kami selesaikan dulu prosesnya,” kata Niky dengan nada hati-hati.
Sebelumnya, berdasarkan informasi yang tersebar dari beberapa sumber menyebutkan, Kejari telah memanggil sejumlah staf dan pejabat Sekretariat DPRD untuk dimintai keterangan sejak dua pekan terakhir. Pemeriksaan terhadap Hambali Nanda Manurung menjadi yang pertama terhadap pejabat setingkat Sekretaris Dewan.
Terpisah, media ini mencoba menghubungi Hambali Nanda Manurung melalui pesan WhatsApp untuk meminta konfirmasi terkait pemeriksaan di Kejari Pekanbaru, termasuk apakah dirinya diperiksa dalam kaitan dugaan SPPD fiktif tersebut. Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum ada jawaban dari yang bersangkutan.***
Berita Lainnya +INDEKS
Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Dukung Penguatan Ketahanan Pangan Riau
PEKANBARU || Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP., m.
Pembangunan Masjid Al-Ikhlas Dimulai, Wabup Rohil Ajak Warga Bersatu Membangun Rumah Ibadah
ROKAN HILIR || Wakil Bupati Rokan Hilir (Rohil), Jhony Charles, BBA., MBA., menghadiri peletakan .
Pengadilan Hubungan Industrial Pekanbaru Kabulkan Gugatan Pekerja, PT Sumatera Kemasindo dihukum Bayar Upah Sisa Kontrak Rp.32.000.000 kepada pekerja
PEKANBARU || Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Pekanbaru mengabulkan se.
Wawako Tinjau Salah Satu Stand Kendaraan Listrik Ramah Lingkungan
PEKANBARU ||Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia kembali menggelar Pelita Indonesia Stu.
Pengurus HIPMI Riau Laporkan Dugaan Pelanggaran Mekanisme di HIPMI Riau ke SC dan OC Munas XVIII
PEKANBARU || Sehubungan dengan pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) XVIII HIPMI, beberapa angg.
Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho Pimpin Upacara peringatan Hardiknas 2026, Tegaskan Komitmen Memajukan Dunia Pendidikan
PEKANBARU || Bertempat di lapangan terbuka komplek Mal Pelayanan Publik (MPP) Jalan Jendera.







