pilihan +INDEKS
Usai Kendaraan Senggolan, Seorang Pria Todongkan Pistol ke Tukang Galon
Publikterkini.com - Seorang pedagang air mineral di Kabupaten Tasikmalaya, Cecep Muhamad Arya (22) menjadi korban aksi koboi CZD yang diketahui merupakan mantan calon bupati Tasikmalaya. Kejadian tersebut terjadi di wilayah Kecamatan Sukarame, Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (1/8/2021).
Korban sempat ditodong menggunakan senjata api.
Cecep bercerita bahwa saat itu ia mengantarkan air mineral kemasan galon ke arah Kota Tasikmalaya menggunakan motor.
Saat hendak pulang, di perjalanan ia berpapasan dengan sebuah mobil yang mengarah ke Kota Tasikmalaya dan sempat terjadi senggolan.
Karena kejadian itu, ia reflek mengumpat, lalu pengemudi mobil pun menghentikan kendaraannya.
"Saat berhenti itu, pengemudi sempat menodongkan senjata dari kejauhan lalu menghampiri saya, menendang motor, dan juga menembakan senjatanya ke atas. Saya sempat ditodong sambil diancam dengan kata-kata 'ku aing maneh ditembak modar siah (saya tembak kamu, kamu mati)', lalu pengemudi kembali ke mobilnya," kata Cecep, Senin (2/8/2021).
Menanggapi hal ini, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sonny Susmana mengatakan ketika di jalan raya harus jaga bicara dan perilaku.
Masalah yang diselesaikan dengan arogan akan semakin menjadi parah. “Orang berpendidikan itu dilihat dari bagaimana dia mampu menyelesaikan masalah, harus mampu menganyomi, memberi contoh baik, sabar dan santun,” ucap Sony saat dihubungi Kompas.com, Senin (2/8/2021).
Kemudian, untuk pengemudi yang melakukan kesalahan, segera bertanggung jawab dengan minta maaf dan mengakui kesalahannya.
“Sadari satu hal, bahwa kecelakaan bisa terjadi di mana pun dan kapan pun, kadang menjengkelkan ketika properti atau kendaraan mengalami kerusakan akibat benturan. Namun, kerusakan bisa diperbaiki atau diganti, tapi perilaku atau tindakan yang buruk bisa berdampak terhadap kerugian diri sendiri dan itu susah untuk diperbaiki,” kata dia.
Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu menambahkan, emosi di jalan raya usai kecelakaan bisa dimaklumi, namun tindakan pidana tidak bisa ditolelir.
“Dalam situasi seperti itu kadang memang logika enggak bermain. Orang yang mobilnya rusak kadang punya pembenaran, motor yang rusak juga punya ego yang menyatakan tidak bersalah. Sementara masyarakat mungkin saja akan berempati pada pihak yang lemah,” ucap Jusri.
Menurut Jusri tindakan itu merupakan wujud lemahnya penindakan hukum. Di Indonesia, bila tidak ada pengaduan maka tidak berlanjut ke perkara hukum.
“Kalau di luar, terjadi adu fisik pasti kedua belah pihak akan ditelusuri walaupun tidak ada pengaduan. Kalau penegakan hukum kita kuat akan membuat efek jera,” kata dia.
Sementara itu, Kapolsek Sukarame, Ipda Hajar Sutiar mengaku bahwa pihaknya sudah menerima laporan kejadian yang dialami Cecep. Berdasarkan keterangan korban dan saksi, pelaku diduga menodongkan senjata api laras pendek dan menembakannya ke udara sebanyak dua kali.
Polisi melakukan pemeriksaan dan meminta keterangan kepada saksi dan korban yang melihat kejadian tersebut.
"Sekarang ini akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya, mengingat korban sendiri masih trauma atas kejadian yang telah dialaminya," sebutnya.
Berita Lainnya +INDEKS
Terseret Korupsi 61,3 Milyar, Ketua Umum DPP PWMOI dan LSM LIRA Desak Presiden Prabowo Segera Pecat Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama
JAKARTA ||Institusi Bea Cukai kembali tercoreng. Kali ini nama Dirjen Bea dan Cukai, Djaka Budi U.
Dari _Combat Force Menuju Strategic Force_, Seminar Nasional Seskoad Bahas Masa Depan TNI AD
BANDUNG ||Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat menggelar Seminar Nasional Pasis Dikreg LXVII T.
4.000 Pramudi KWK Jakarta Bergabung di FSPTSI-KSPSI Pimpinan Jusuf Rizal. Siapkan Beasiswa Bagi Pengemudi
JAKARTA ||Sebanyak 4.000 Pramudi dan Pengurus KWK (Koperasi Wahana Kalpika) se-DKI Jakarta bergab.
AKTIVIS HMI APRESIASI PENGAMANAN MAY DAY 2026, NEGARA HADIR JAGA DEMOKRASI
JAKARTA || Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menyampaikan apresiasi atas langkah strategis a.
Oknum Petronas Pemberi Dana Rp.21 Milyar Ke Nelayan Sampang Madura Diduga Ikut Tilep Duit
JAKARTA || Perusahaan Petronas Carigali Indonesia (PCI), merupakan perusahaan yang memberikan kom.
Rakernis Polri 2026: Polda Riau Raih Penghargaan IKPA
JAKARTA ||Kepolisian Negara Republik Indonesia memberikan penghargaan Indikator Kinerja Pelaksana.







