pilihan +INDEKS
Polisi Periksa 8 Orang Terkait Kedatangan Selebgram Yang Picu Kerumunan di Aceh
Publikterkini.com - Polisi memeriksa pemilik toko grosir yang membuat kegiatan hingga menimbulkan kerumunan warga di Lhokseumawe, Aceh saat menyambut kedatangan selebgram Herlin Kenza beberapa waktu lalu.
"Polres Lhokseumawe sudah mengambil langkah dan melakukan pemeriksaan kepada pemilik toko grosir tersebut," kata Kabid Humas Polda Aceh.
Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe AKP Yoga Panji Prasetya mengatakan, per Kamis (22/7/2021) selebgram Herlin Kenza masih diperiksa sebagai saksi.
“Dia (Herlin Kenza) datang pukul 12.00 WIB. Sebelumnya, kami sudah periksa juga pemilik Toko Wulan Kokula yang menghadirkan selebram itu hingga menimbulkan kerumunan,” kata AKP Yoga di Mapolres Lhokseumawe, kepada wartawan, Kamis (22/7/2021).
Dia menyebutkan, penyidik berusaha secepat mungkin merampungkan berkas perkara kerumunan selebgram tersebut.
“Jika bukti sudah cukup, segera kami umumkan tersangka. Sekarang kan masih berjalan penyelidikannya. Kami usahakan ini prosesnya bisa cepat selesai,” kata Yoga.
Polisi periksa 8 saksi dan akan periksa 3 saksi tambahan
Total saksi dalam kasus itu sebanyak delapan orang telah diperiksa di Mapolres Lhokseumawe sejak kasus video viral selebgram tersebut timbulkan kerumunan.
Dalam video, selebgram itu datang bak artis, keluar dari mobil dihamparkan karpet merah. Di kanan kirinya datang ratusan orang.
Sementara selebgram tersebut juga dikawal aparat kemananan untuk menuju toko Wulan Kokula di Pasar Inpres Lhokseumawe.
Yoga menambahakan, apabila bukti bersalah maka akan dikenakan UU Kekarantinaan Kesehatan nomor 6 tahun 2018.
“Kita lihat nanti, tapi akan ada tersangka. Dan juga ada tiga saksi lagi akan dipanggil lanjutan,” pungkas Yoga.
Sebelumnya diberitakan, selebgram Herlin Kenza datang ke toko Wulan Kokula untuk endorse produk baju.
Saat acara berlangsung, terjadi kerumunan massa, terutama saat Herlin Kenza datang ke toko itu.
Video dengan kerumunan itu diunggah sendiri di akun instagram sang selebgram yakni di @herlinkenza.
Video itu lalu viral, namun kini telah dihapus.
Berita Lainnya +INDEKS
Quarry Diprotes, Warga Mengadu ke Polda Riau: Kami Tak Mau Menunggu Bencana!
KAMPAR || Aktivitas quarry atau galian material di Dusun III Durian Tandang, Kecamatan Tambang, K.
Memanas di Panipahan! Aksi Massa Nyaris Ricuh, Brimob Polda Riau Tampil Humanis Redam Situasi
ROHIL || Suasana Desa Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, mendadak memanas pada Minggu (12/04.
Panipahan Memanas, Kapolda Riau Turun Tangan: Dua Pejabat Polsek Dicopot
PEKANBARU || Kapolda Riau, Herry Heryawan, mengambil langkah tegas dengan mencopot Kapolsek Panip.
Lift Maut di Pekanbaru! Tiga Pekerja Terluka Parah Usai Terjun dari Lantai 7
PEKANBARU || Kecelakaan kerja serius terjadi di proyek pembangunan Rumah Sakit Santa Maria, Kota .
Mobil Dinas Wakil Ketua DPRD Bengkalis Fraksi Gerindra Jungkir Balik ke Parit
BENGKALIS || Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Lintas Dumai–Pakning, tepatnya di Desa Par.
Putus Kontrak Sepihak, PT Sumatera Kemasindo Digugat eks Karyawan di Pengadilan Negeri Pekanbaru
PEKANBARU || Seorang eks pekerja kontrak di Kota Pekanbaru, Ryan Zikrullah, mengajukan guga.







