pilihan +INDEKS
Ananda Omesh Rubah Mobil Mercynya Jadi Mobil Darurat Covid-19
Publikterkini.com - Meningkatnya jumlah pasien Covid-19 mengetuk pintu hati Presenter Ananda Omesh.
Hingga, Omesh memiliki niat untuk menyulap mobil Mercy pribadinya menjadi ambulans darurat.
Hal itu ia sampaikan dalam tayangan YouTube KH Infotainment Selasa (6/7/2021).
Suami Dian Ayu Lestari ini mengaku ditandai oleh seorang warganet yang ingin menjadi relawan.
Sosok tersebut mengaku siap menjadi relawan sopir ambulance.
"Awalnya sih pas bangun tidur ada instastory nge-tag ke saya terus dia ngomong siap jadi relawan."
"'Siapapun yang punya kendaraan saya siap buat bawa mobilnya jadi ambulans'."
"Saya cek dan kontak dia membenarkan siap jadi supirnya," kata Omesh.
Omesh pun kemudian menawarkan mobil Mercedes-Benz Vitonya untuk digunakan sebagai mobil darurat.
Ia enggan menyebut mobil darurat tersebut sebagai ambulans karena menurutnya kurang memenuhi syarat.
Dav Manopo sendiri merupakan seorang musisi yang ingin menjadi relawan sebagai sopir ambulans untuk mengantar jemput pasien Covid-19.
"Karena menurut saya kalau sampai pasien Covid-19 naik taksi online, itu justru berbahaya bagi driver, keluarganya, serta untuk penumpang berikutnya. Maka dari itu, saya siap jadi driver untuk mengantar pasien Covid-19 yang membutuhkan pertolongan," ucap Dave saat dihubungi Kompas.com, Selasa (6/7/2021).
Unggahan Instagram Stories-nya pun berbuah manis, beberapa rekan menggunggah ulang postingan tersebut hingga sampai kepada Omesh yang akhirnya tergerak untuk meminjamkan mini van premiumnya sementara sebagai mobil darurat sederhana.
Modifikasi Mobil Darurat
Mobil Mercedes-Benz Vito milik Omesh sebetulnya sudah dimodifikasi dengan menghilangkan jok baris kedua dan ketiga. Sebab, mini van tersebut diperuntukkan untuk mobil towing dan mengangkat barang-barang hobi.
“Jadi mobil ini awalnya memang untuk towing motor, saya juga yang (mengerjakan) interiornya. Tapi karena salah satu kerabat kita ada yang membutuhkan ambulans, Omesh akhirnya terpanggil, dan kembali meminta bantuan saya untuk mengubah menjadi standar ambulans,” ucap Rully Adams, owner Kayu Works kepada Kompas.com, Selasa (6/7/2021).

Rully menambahkan, dalam modifikasi interior, dirinya juga dibantu oleh beberapa orang yang terbentuk dalam suatu tim serta tenaga kesehatan, sebagai acuan standar mobil ambulans.
“Standar ambulans itu kan harus ada rotator, sirine dan perlengkapan kesehatan lainnya. Untuk saat ini kita sedang dalam proses perlengkapan alat-alat untuk support mobil ambulans, kebutuhan seperti tandu, tabung oksigen, perlengkapan APD dan lain-lain. Karena saya juga baru dihubungi Omesh kemarin, Senin (5/7/2021),” kata Rully.
Adapun lama waktu pengerjaan, Rully menargetkan mobil tersebut akan rampung dalam sepekan.
“Kita targetkan interiornya akan rampung sekitar satu minggu. Sementara, untuk biaya yang dihabiskan kurang lebih di bawah Rp 20 juta. Pengeluaran memang kita buat seminim mungkin karena ini kan project kemanusiaan dan tidak menekan,” ucapnya.
Berita Lainnya +INDEKS
Indonesian Journalist Wach [IJW) Kritik Menhan Syafrie Sjamsoeddin Diskriminasi Retret Wartawan PWI Jelang HPN
JAKARA || Indonesian Journalist Watch (IJW) kritik Menteri Pertahanan (Menhan) .
Rakornas Nasional, Jhony Charles Tegaskan Komitmen Bangun Rokan Hilir
JAKARTA || Wakil Bupati Rokan Hilir, Jhony Charles, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakorna.
Josal Panggil Mitra Kerjanya di Komisi XIII, Minta Kasus Nenek Sauda di Usut Tuntas
JAKARTA || Anggota Komisi XIII DPR RI, Arisal Aziz Fraksi Partai PAN, meminta agar kasus pe.
Temuan Daftar Perusahaan Terduga Pelanggar Reklamasi, Satgas Jaga Indonesia PP KAMMI Desak Pemerintah Lakukan Evaluasi
JAKARTA || Satuan Tugas (Satgas) Jaga Indonesia melakukan kajian mendalam terhadap pr.
Anggota Komisi XIII DPR RI Arisal Aziz Soroti Kasus Nenek Saudah yang "Stagnan" dan Kecewa Terhadap LPSK
JAKARTAV|| Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN), H. Arisal Aziz m.
Ketua DPD APDESI Riau Zulfahrianto Bertemu Menteri Desa, Dorong Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal
JAKARTA || Ketua Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPD APDESI) Pr.







