pilihan +INDEKS
Mahasiswa Desak AHY Pecat Agung Nugroho
Publikterkini.com - Puluhan massa yang mengatasnamakan Aliansi Pemuda Mahasiswa Peduli Demokrat (APMPD) menggelar aksi demo depan kantor DPP Partai Demokrat, Jalan Demokrasi, Jakarta Pusat, Jumat (18/6/2021).
Dalam aksi itu mahasiswa mendesak Ketua Umum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk memecat Wakil Ketua DPRD Riau, Agung Nugroho dari Partai Demokrat.
Dalam orasinya, koordinator lapangan Fandi menduga kalau Agung Nugroho (AN) telah merusak citra partai di Riau. ''Sapi kurban saja berani dipermainkanya, apalagi rakyat,'' kata Fandi seperti dikutip sinarkeadilan.com.
Wajah Partai Demokrat di Riau harus dibersihkan dengan memecat AN. Fandi menilai AN terkenal arogan dalam hal koordinasi dan sinergisitas internal partai maupun legislatif dengan cara menjual kedekatannnya dengan AHY.
Aksi unjuk rasa ini disambut baik dan diapresiasi oleh Tim Humas DPP Partai Demokrat. Menurut Agung WD, DPP Partai Demokrat memastikan akan memproses kader yang terbukti bermasalah. Bahkan sampai berujung pemecatan.
“Laporkan segera ke penegak hukum dan proses pemecatan akan dilakukan,” ujar Agung WD di depan DPP Partai Demokrat.
Selain itu, demonstran juga menggelar aksi lanjutan di Gedung Merah Putih tempat Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK berkantor. Mereka menuntut agar KPK segera memeriksa perusahaan swasta dengan inisial IP dalam pengerjaan Alat Kesehatan (Alkes) di Kabupaten Kampar tahun anggaran 2109 – 2020.
“Pengadaan Alkes di Kabupaten Kampar telah merugikan negara. KPK harus segera bertindak untuk audit kekayaan AN, agar Provinsi Riau bersih dari Korupsi,” tukas Fandi dengan keras di depan Gedung KPK.
Demonstran juga meminta KPK turun tangan mengungkap dugaan mafia Alkes di Riau yang diduga melibatkan oknum anggota DPRD Riau.
Puluhan demonstran berjanji akan kembali lagi, jika Ketum Partai Demokrat tidak melakukan pemecatan terhadap AN. Begitu pun juga aksi di Gedung KPK terkait kasus dugaan mafia alkes tersebut.
Sementara itu, Agung Nugroho yang dikonfirmasi, Jum'at (18/6/21) malam, melalui telepon seluler 081239977XXX tidak aktif, suara jawaban otomatis mengatakan nomor yang anda tuju tidak dapat menerima panggilan. Konfirmasi melalui SMS belum dibalas dan WhatsApp belum dibaca alias contreng satu. *
Berita Lainnya +INDEKS
Kapolri-Titiek Soeharto Resmikan-Groundbreaking 110 Jembatan Merah Putih Presisi Riau
KAMPAR || Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediat.
Pelaku Pembunuhan Ermanto Usman, Sudirman Alias Yuda Ditangkap Di Jakut. Polisi Dalami Motif
JAKARTA || Sudirman alias Yuda, pelaku pembunuhan aktivis penggiat anti korupsi, Ermanto Us.
Damai, Dirjen Hubla Mediasi Pertikaian APBMI VS Koperasi TKBM Pelabuhan - Aliansi Pekerja
JAKARTA || Pertikaian antara Ketua APBMI (Asosiasi Pengusaha Bongkar Muat Indonesia), Juswandi Kr.
Bola Panas Kasus Bambang Joko, Dirkeu BPJS TK Terkait Korupsi Rp. 205,14 Milyar Kini Ditangan DJSN
JAKARTA || Bola Panas Kasus Direktur Keuangan (Dirkeu) BPJS Ketenagakerjaan, Bambang Joko S.
Ketua DPD Gerindra Provinsi Riau Sentil PDIP Soal Isu Dana Pendidikan Untuk MBG, M Rahul : Jangan Bangun Narasi Yang Menyesatkan
PEKABARU || Ketua DPD Gerindra Provinsi Riau Muhammad Rahul yang sekaligus Kapoksi Ko.
Forum Jamsos Minta Presiden Prabowo Copot Bambang Dirkeu BPJS Ketenagakerjaan Terkait Korupsi Hutama Karya Rp.205,14 Milyar
JAKARTA || Forum Jamsos meminta kepada Presiden Prabowo agar mencopot Bambang Joko Sutarto, Direk.







