pilihan +INDEKS
KPI Hentikan Sementara Penayangan Sinetron Suara Hati Istri
Publikterkini.com - Penayangan sinetron Suara Hati Istri tayangan Indosiar dihentikan sementara.
Keputusan tersebut diambil Komisi Penyiaran Indonesian (KPI) Pusat setelah mendengar banyak protes masyarakat beberapa hari terakhir ini.
KPI Pusat juga telah memanggil para pihak, terutama Indosiar yang memutarkan sinetron Suara Hati Istri.
"Pasca pemanggilan KPI, sinetron Zahra dihentikan sementara," tulis akun KPI Pusat.
KPI Pusat telah meminta evaluasi menyeluruh Mega Series Suara Hati Istri: Zahra yang dinilai melanggar pedoman penyiaran di saluran publik.
Sinetron Suara Hati Istri: Zahra dianggap KPI Pusat memiliki muatan yang berpotensi melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran KPI 2012.
"Iya berhenti untuk beberapa hari. Mereka (Indosiar) melakukan evaluasi sekaligus mempersiapkan produksi yang nuansanya berbeda dari apa yang sudah ditayangkan oleh Indosiar," ujar Wakil Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Mulyo Hadi Purnomo.
Mulyo tidak mengetahui persis sampai kapan pihak Indosiar menghentikan sinetron Suara Hati Istri: Zahra. Penghentian sinetron tersebut bertujuan agar Indosiar mampu mengevaluasi alur cerita agar tidak lagi memunculkan kesan-kesan yang selama ini ditangkap oleh publik.
"Kami yang meminta untuk menghentikan karena ada beberapa pertimbangan-pertimbangan yang kemudian mereka bisa memahami," jelas Mulyo.
Mulyo menambahkan sinetron Suara Hati Istri: Zahra dihentikan penayangannya karena persoalan artis di bawah umur sehingga pihak Indosiar melakukan penggantian talent. Namun KPI tidak ingin penggantian ini terburu-buru.
Pasalnya, sinetron Suara Hati Istri: Zahra tayang setiap hari pukul 18.00 WIB. "Kami tidak ingin penggantian itu dilakukan secara cepat-cepat sehingga mereka pada penyataan yang diinginkan KPI adalah evaluasi jalan ceritanya," kata Mulyo.
"Kami minta coba off, evaluasi dulu, sehingga mereka bisa menyiapkan lebih matang dan tidak jadi polemik di masyarakat," lanjutnya.
Berita Lainnya +INDEKS
Indonesian Journalist Wach [IJW) Kritik Menhan Syafrie Sjamsoeddin Diskriminasi Retret Wartawan PWI Jelang HPN
JAKARA || Indonesian Journalist Watch (IJW) kritik Menteri Pertahanan (Menhan) .
Rakornas Nasional, Jhony Charles Tegaskan Komitmen Bangun Rokan Hilir
JAKARTA || Wakil Bupati Rokan Hilir, Jhony Charles, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakorna.
Josal Panggil Mitra Kerjanya di Komisi XIII, Minta Kasus Nenek Sauda di Usut Tuntas
JAKARTA || Anggota Komisi XIII DPR RI, Arisal Aziz Fraksi Partai PAN, meminta agar kasus pe.
Temuan Daftar Perusahaan Terduga Pelanggar Reklamasi, Satgas Jaga Indonesia PP KAMMI Desak Pemerintah Lakukan Evaluasi
JAKARTA || Satuan Tugas (Satgas) Jaga Indonesia melakukan kajian mendalam terhadap pr.
Anggota Komisi XIII DPR RI Arisal Aziz Soroti Kasus Nenek Saudah yang "Stagnan" dan Kecewa Terhadap LPSK
JAKARTAV|| Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN), H. Arisal Aziz m.
Ketua DPD APDESI Riau Zulfahrianto Bertemu Menteri Desa, Dorong Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal
JAKARTA || Ketua Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPD APDESI) Pr.







