pilihan +INDEKS
Bandar Pemasok Sabu 310 Kg yang Ditangkap di Gunung Sindur Ternyata Dari Kampung Ambon
Publikterkini.com - Polres Metro Jakarta Pusat masih mengembangkan penangkapan 310 kg narkorika jenis sabu. Jaringan ini diduga merupakan bandar besar yang kerap memasok narkoba ke banyak lokasi di wilayah DKI Jakarta.
Salah satu wilayah yang dipasok oleh bandar ini yakni Kampung Ambon, Jakarta Barat. Sebagaimana diketahui, Kampung Ambon juga belum lama ini digerebek oleh pihak kepolisian.
“Sumber narkotika yang beredar di Kampung Ambon dan beberapa tempat lain di Jakarta disuplai mereka,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran, Rabu (12/5).
Narkoba ini terindikasi berasal dari Iran. Lalu masuk ke Indonesia lewat jalur laut Aceh. Selanjutnya dikirim ke Jakarta oleh kurir untuk diedarkan.
Dilain Tempat Yusri mengatakan, jaringan internasional ini mengunakan jalur laut yang mendarat dari Aceh mengunakan jalur darat hingga ke Jakarta tepatnya di Hotel N1 Petamburan Jakarta Pusat.
Yusri melanjutkan, pihaknya menduga jaringan narkoba internasional ini juga yang menyuplai peredaran narkoba di Kampung Ambon, Jakarta Barat dan wilayah Jawa Barat.
"Kalo ditanya diedarkan dimana. Tadi dijelaskan ada indikasi ini ke Kampung Ambon, dan beberapa daerah di Jakarta termasuk Jawa Barat," katanya.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan, pengungkapan ini berdasarkan penyelidikan yang sangat panjang dengan pola prefentif strike.
"Artinya kita harus mengungkap kasus ini dari Hulu sebelum sabu ini menyebar ke masyarakat. Kalo sudah tersebar, ini akan susah pengungkapannya," katanya.
Dikatakan Hengki, berdasarkan pengalaman bahwa narkoba menjadi salah satu faktor terjadinya tidak kriminalistas. Sebab efeknya akan memengaruhi halusinasi bagi penggunanya.
"Ini juga berpengaruh pada kejahatan jalanan. Berdasarkan analogi kami 9 dari 10 kejahatan jalanan apa itu jambret, pencurian dan kekerasan itu sebagian besar pengaruh narkoba," ujarnya.
Atas hal ini, Jajaran Polres Metro Jakarta Pusat telah berkomitmen untuk melakukan pola prefentif strike dalam pengungkapan kasus narkoba, sehingga narkoba yang belum tersebar luar dapat segera diungkap.
Berita Lainnya +INDEKS
Kapolri-Titiek Soeharto Resmikan-Groundbreaking 110 Jembatan Merah Putih Presisi Riau
KAMPAR || Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediat.
Pelaku Pembunuhan Ermanto Usman, Sudirman Alias Yuda Ditangkap Di Jakut. Polisi Dalami Motif
JAKARTA || Sudirman alias Yuda, pelaku pembunuhan aktivis penggiat anti korupsi, Ermanto Us.
Damai, Dirjen Hubla Mediasi Pertikaian APBMI VS Koperasi TKBM Pelabuhan - Aliansi Pekerja
JAKARTA || Pertikaian antara Ketua APBMI (Asosiasi Pengusaha Bongkar Muat Indonesia), Juswandi Kr.
Bola Panas Kasus Bambang Joko, Dirkeu BPJS TK Terkait Korupsi Rp. 205,14 Milyar Kini Ditangan DJSN
JAKARTA || Bola Panas Kasus Direktur Keuangan (Dirkeu) BPJS Ketenagakerjaan, Bambang Joko S.
Ketua DPD Gerindra Provinsi Riau Sentil PDIP Soal Isu Dana Pendidikan Untuk MBG, M Rahul : Jangan Bangun Narasi Yang Menyesatkan
PEKABARU || Ketua DPD Gerindra Provinsi Riau Muhammad Rahul yang sekaligus Kapoksi Ko.
Forum Jamsos Minta Presiden Prabowo Copot Bambang Dirkeu BPJS Ketenagakerjaan Terkait Korupsi Hutama Karya Rp.205,14 Milyar
JAKARTA || Forum Jamsos meminta kepada Presiden Prabowo agar mencopot Bambang Joko Sutarto, Direk.







