pilihan +INDEKS
Polisi Buru Pelaku Premanisme Petugas Bea dan Cukai
Publikterkini.com - Polisi masih melakukan pemeriksaan sejumlah saksi terkait aksi premanisme yang dialami petugas dan mobil dinas Bea dan Cukai di Jalan Juanda malam lalu.
''Kita sudah tahu pelakunya. Diperkirakan sekitar 15 sampai 20 orang. Hal ini diketahui setelah memeriksa sejumlah saksi dan melakukan pendalaman,'' kata Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, AKP Juper Lumban Toruan.
Artinya, saat ini Tim tengah melakukan pengejaran dan mengupayakan menangkap para pelaku.
''Mereka sedang kita kejar,'' kata mantan Kapolsek Tampan ini.
Aksi premanisme diduga kuat karena pelaku penyelundup rokok ilegal merupakan teman para pelaku.
Sementara Humas DJBC Riau, Vino mengatakan, satu dari korban yang mengalami luka berat masih dilakukan perawatan tim medis.
Korban dirawat, karena mengalami luka-luka dibagian kepala sehingga mendapatkan delapan jahitan.
''Ada dua petugas yang luka-luka, salah satunya parah. Dan harus mendapat 8 jahitan. Sesuai permintaan dokter, dia harus dirawat selama 3 hari kedepan,'' ungkap Vino.
Berita sebelumnya, tiga tim Penindakan DJBC Riau, sempat mencegat mobil yang diduga mengangkut rokok ilegal. Namun, saat akan ditangkap di Jalan Juanda. Belasan pria diduga preman langsung datang dan menyerang mobil K9 petugas DJBC Riau.
Aksi brutal ini terpantau, dimana beberapa pelaku menyerang mobil petugas dengan lemparan batu. Sehingga serpihan kaca mobil dan batu mengenai petugas yang mempertahankan mobil operasional tersebut. *
Berita Lainnya +INDEKS
PH Sukma Dewi Bongkar Polemik Dana Rp11 Miliar, Ellyatun Disomasi
PEKANBARU || Persoalan harta peninggalan keluarga almarhum H. Ahmad Bebas mencuat setelah Sukma D.
Liputan HUT RI di Minas Berujung Dugaan Ancaman terhadap Wartawan
SIAK || Seorang wartawan Catatanriau.com, Idris Harahap, mengaku mengalami intimidasi dan ancaman.
Lagi Perawatan di Klinik Kecantikan, Bos Besar Narkoba Kampung Bahari di Tangkap BNN RI
JAKARTA || Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap MR alias Bos Gendut, bandar narkoba besar di .
Advokat Bentrok dengan DC di Pekanbaru, LBH SPN Desak Polda Riau Usut Dugaan Premanisme
PEKANBARU || Ketegangan antara seorang advokat dan sejumlah orang yang diduga debt collector (DC).
Hakim Vonis Rata Abdul Wahid dan Kawan-Kawan 2 Tahun Penjara, KPK Ajukan Banding
PEKANBARU || Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajukan upaya hukum banding atas vonis 2 tahun.
DPW GMPK Riau Kecam Keras Pengeroyokan Jurnalis di Siak: Intimidasi Terbuka Terhadap Pengawasan Publik
PEKANBARU || Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Provinsi Riau.







