pilihan +INDEKS
Alamak, Ketua DPC Gerindra Bengkalis Ditangkap Polisi
Publikterkini.com - Partai Gerindra Bengkalis tercoreng. Pasalnya, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Bengkalis berinisial UP diduga ditangkap polisi, Selasa (6/4/2021).
Kasusnya diduga terkait penyalahgunaan narkoba jenis sabu. Informasi penangkapan UP oleh tim reserse narkoba Polres Bengkalis ini dengan cepat menyebar luas dikalangan wartawan Bengkalis sejak Selasa kemarin.
Sayangnya, dimana dan jam berapa UP ditangkap belum diketahui. ''Masih pendalaman bang,'' kata Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan melalui pesan WhatsApp, hari ini.
Sejak Selasa kemarin, sejumlah wartawan berdatangan ke Mapolres Bengkalis untuk mencari informasi.
Saat itu terlihat UP yang sedang memakai baju kos oblong warna biru keluar dari ruangan penyidik dan digiring menuju ruangan Kasat Narkoba.
Tak ada kata yang keluar dari mulut UP saat ditanya wartawan. Dia hanya terus berjalan mengikuti penyidik. *
Berita Lainnya +INDEKS
PH Sukma Dewi Bongkar Polemik Dana Rp11 Miliar, Ellyatun Disomasi
PEKANBARU || Persoalan harta peninggalan keluarga almarhum H. Ahmad Bebas mencuat setelah Sukma D.
Liputan HUT RI di Minas Berujung Dugaan Ancaman terhadap Wartawan
SIAK || Seorang wartawan Catatanriau.com, Idris Harahap, mengaku mengalami intimidasi dan ancaman.
Lagi Perawatan di Klinik Kecantikan, Bos Besar Narkoba Kampung Bahari di Tangkap BNN RI
JAKARTA || Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap MR alias Bos Gendut, bandar narkoba besar di .
Advokat Bentrok dengan DC di Pekanbaru, LBH SPN Desak Polda Riau Usut Dugaan Premanisme
PEKANBARU || Ketegangan antara seorang advokat dan sejumlah orang yang diduga debt collector (DC).
Hakim Vonis Rata Abdul Wahid dan Kawan-Kawan 2 Tahun Penjara, KPK Ajukan Banding
PEKANBARU || Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajukan upaya hukum banding atas vonis 2 tahun.
DPW GMPK Riau Kecam Keras Pengeroyokan Jurnalis di Siak: Intimidasi Terbuka Terhadap Pengawasan Publik
PEKANBARU || Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Provinsi Riau.







