pilihan +INDEKS
Alami Gejala Pasca Vaksinasi, Ini Dua Rumah Sakit Tempat Rujukannya
Pekanbaru - Warga Pekanbaru yang alami gelaja pasca vaksinasi tak perlu kuatir. Sebab, Pemerintah Kota Pekanbaru sudah menyediakan rumah sakit sebagai tempat rujukan.
Sekretaris Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru, dr Zaini Rizaldi Saragih mengatakan, Pemko sudah menyediakan dua rumah sakit rujukan untuk menangani masyarakat pasca vaksinasi Covid-19. Yakni Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani, dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad.
''Rumah sakit ini disiapkan untuk menangani jika terjadi keluhan, dan dampak dari mereka yang telah dilakukan vaksinasi covid jenis Sinovac tersebut,'' kata dr Zaini hari ini.
Bagi warga penerima vaksi akan diobservasi oleh tenaga kesehatan, kurang lebih selama 30 menit pasca vaksinasi dilakukan.
Adapun dampak vaksinasi tersebut, seperti pembengkakan dan rasa nyeri pada tempat penyuntikan. Selain itu juga tidak tertutup kemungkinan alami demam.
Berita Lainnya +INDEKS
Wawako Tinjau Salah Satu Stand Kendaraan Listrik Ramah Lingkungan
PEKANBARU ||Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia kembali menggelar Pelita Indonesia Stu.
Pengurus HIPMI Riau Laporkan Dugaan Pelanggaran Mekanisme di HIPMI Riau ke SC dan OC Munas XVIII
PEKANBARU || Sehubungan dengan pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) XVIII HIPMI, beberapa angg.
Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho Pimpin Upacara peringatan Hardiknas 2026, Tegaskan Komitmen Memajukan Dunia Pendidikan
PEKANBARU || Bertempat di lapangan terbuka komplek Mal Pelayanan Publik (MPP) Jalan Jendera.
Patroli Udara dan Pemadaman Karhutla di Pelalawan dan Pemadaman kebakaran Lahan Gambut
PELALAWAN || Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau terus dilakuk.
Polresta Pekanbaru Gelar Apel dan Gotong Royong Rekonstruksi Asrama Polisi
PEKANBARU || Polresta Pekanbaru melaksanakan Apel Gotong Royong dalam rangka rekonstruksi Asrama .
Waspada Produk Kedaluwarsa, Wawako Pekanbaru Minta Warga Lebih Selektif Jelang Lebaran
PEKANBARU || Warga harus mewaspadai produk makanan maupun minuman kedaluwarsa jelang Lebaran 2026.







