pilihan +INDEKS
Jusuf Rizal Mewakili KSPSI Yorrys Jadi Komite Pengawas Ketenagakerjaan (KPK) Kemenaker Republik Indonesia
PUBLIKTERKINI.COM,Jakarta - Ketua Harian KSPSI (Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia) DRS.KRH.HM.JUSUF RIZAL,SH,SE,M.Si jadi Komite Pengawas Ketenagakerjaan (KPK) di Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia mewakili KSPSI Yorrys Raweyai, hingga tahun 2024 mendatang.
Komite Pengawas Ketenagakerjaan (KPK) Kemenaker diatur dalam Permenaker Nomor 10 Tahun 2012 yang bertugas melakukan pengawasan di bidang Ketenagakerjaan (Penyimpangan maupun Pelanggaran UU), serta bertanggungjawab kepada Menteri Tenaga Kerja (Menaker)
Jusuf Rizal, pria berdarah Madura-Batak itu selain sebagai Ketua Harian KSPSI, juga menjabat sebagai Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja Transport Seluruh Indonesia (FSPTSI)-KSPSI. Ia juga tercatat sebagai Ketua Relawan Pekerja dan Buruh KSPSI Pro Jokowi-Amin (Proja) pada Pilpres 2019.
Kepada media di Jakarta, Jusuf Rizal mengatakan siap mengemban tugas yang diberikan organisasi KSPSI Yorrys Raweyai di Komite Pengawas Ketenagakerjaan (KPK) Kemenaker. Menurutnya, ia siap melakukan pengawasan bersama tim dibidang ketenagakerjaan.guna bina, lindung dan sejahtera pekerja dan buruh.
Aktivis pekerja dan buruh yang juga penggiat anti korupsi itu, memiliki jaringan yang luas di Indonesia. Tidak hanya karena memiliki jaringan informasi yang luas, tapi juga jaringan LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) Indonesia di 38 Propinsi dan 514 Kabupaten Kota.
Jusuf Rizal, CEO Media Online Jaring Media Nusantara (JMN) itu, juga merupakan Ketum PWMOI (Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia), Sekjen Perkumpulan Perusahaan Media Online Indonesia (MOI). Kemudian membentuk SEPAK (Serikat Pekerja Anti Korupsi) guna melakukan pengawasan penyalahgunaan wewenang yang merugikan para pekerja dan buruh di perusahaan.
“Kelemahan masalah ketenagakerjaan salah satunya di bidang pengawasan. Itu terjadi karena kekurangan SDM di bidang pengawasan, kurang tegas menjakankan konstitusi, sarana dan dana selain adanya permainan oknum-oknum yang bisa disogok. Lemahnya integritas untuk memperjuangkan nasib pekerja dan buruh,” tegas Jusuf Rizal
Menurut Jusuf Rizal, secara pribadi dirinya akan membuka saluran Hotline Pengaduan (+62817-17-3437) terkait pengawasan masalah ketenagakerjaan, agar masyarakat lebih dapat berpartisipasi di seluruh Indonesia.
“Hasilnya akan disampaikan untuk menjadi bahan masukan dan perhatian kepada Menteri Tenaga Kerja, Ida Fauziah,” tutur Jusuf Rizal yang juga kader NU (Nahdlatul Ulama) itu.
Berita Lainnya +INDEKS
Rakornas Nasional, Jhony Charles Tegaskan Komitmen Bangun Rokan Hilir
JAKARTA || Wakil Bupati Rokan Hilir, Jhony Charles, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakorna.
Josal Panggil Mitra Kerjanya di Komisi XIII, Minta Kasus Nenek Sauda di Usut Tuntas
JAKARTA || Anggota Komisi XIII DPR RI, Arisal Aziz Fraksi Partai PAN, meminta agar kasus pe.
Temuan Daftar Perusahaan Terduga Pelanggar Reklamasi, Satgas Jaga Indonesia PP KAMMI Desak Pemerintah Lakukan Evaluasi
JAKARTA || Satuan Tugas (Satgas) Jaga Indonesia melakukan kajian mendalam terhadap pr.
Anggota Komisi XIII DPR RI Arisal Aziz Soroti Kasus Nenek Saudah yang "Stagnan" dan Kecewa Terhadap LPSK
JAKARTAV|| Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN), H. Arisal Aziz m.
Ketua DPD APDESI Riau Zulfahrianto Bertemu Menteri Desa, Dorong Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal
JAKARTA || Ketua Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPD APDESI) Pr.
PAM JAYA Beri Hibah CSR Program Sedekah Satu Juta Al - Qur'an Madas Nusantara Untuk Bencana di Sumbar, Aceh dan Sumut
JAKARTA || Perusahan Air Minum PAM JAYA mendukung Program Sedekah Satu Juta Al quran Madas Nusant.







