pilihan +INDEKS
Bersama Klien BAPAS, Kepala KANWIL KEMENKUMHAM Riau Panen Sorgum Dan Tanam Cabe Di Griya Abipraya Santri Tani NU BAPAS Pekanbaru
PUBLIKTERKINI.COM,Pekanbaru - Nama Griya Abhipraya diambil dari Bahasa Sansekerta, yaitu “Grhya” yang berarti pemukiman/rumah dan “Abhipraya” yang berarti memiliki harapan.
Dengan nama ini, Griya Abhipraya diharapkan dapat menjadi rumah singgah bagi para pelanggar hukum sekaligus tempat untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kapasitas agar mampu menjadi warga yang baik dan diterima kembali oleh masyarakat.
Sebagai salah satu pilot project program pembentukan Griya Abhipraya nasional Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM RI, Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Pekanbaru telah membentuk Griya Abhipraya yang bekerjasama dengan Santri Tani Nahdatul Ulama. Rumah singgah ini bernama RA Kopi Aren yang terletak di Palas Rumbai - Pekanbaru.
Santri Tani Nahdatul Ulama yang merupakan salah satu Pokmas Lipas Bapas Kelas II Pekanbaru memiliki sumber daya berupa pertanian, perkebunan, perikanan dan pertenakan memberikan akses pelatihan dan penyediaan lahan bagi produktifitas Klien Pemasyarakatan.
Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Riau, Mhd. Jahari Sitepu, didampingi Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan se Kota Pekanbaru disambut langsung oleh Ketua DPP Santri Tani Nahdatul Ulama, K.H.T. Rusli Ahmad, kemudian melaksanakan kegiatan panen raya Sorgum dan penanaman bibit cabe yang merupakan hasil kegiatan dari Klien Bapas Pekanbaru, Kamis (8/12).
Kakanwil menyambut baik dan memberikan apresiasi terhadap pelaksanakan kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Griya Abhipraya Bapas Kelas II Pekanbaru bersama Santri Tani Nahdatul Ulama. Kakanwil berharap kegiatan dalam pemberdyaan Klien Pemasyarakatan di Griya Abhipraya ini dapat terus berkelanjutan dan memberikan dampak baik bagi Klien Bapas Kelas II Pekanbaru khususnya.
"Kita berharap, Griya Abhipraya dapat melaksanakan kegiatan produksi sekaligus menjadi akses untuk penyaluran tenaga kerja terampil, baik narapidana, klien Pemasyarakatan, hingga mantan narapidana. Sehingga para WBP yang sudah bebas tak lagi mengulangi perbuatan melanggar hukum," sebutnya. Kepada Klien Bapas tersebut, Jahari meminta untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya dan dapat belajar serta insyaf dari kesalahan masa lalu.
"Saya sampaikan juga terima kasih tak terhingga kepada Pak Kiyai Rusli Ahmad yang telah bekerjasama dengan Kemenkumham Riau. Semoga mendatangkan keberkahan dan kebermanfaatan bagi kita semua," katanya lagi.
Rusli Ahmad juga turut berbangga karena dilibatkan dalam program pembinaan masyarakat. Sebagai tokoh masyarakat Riau, dia merasa bertanggungjawab dalam membangun masa depat warganya. "Kami dengan tangan terbuka dan senang hati ikut membantu pembinaan klien Pemasyarakatan ini. Bagaimanapun mereka semua adalah putra putri Riau yang akan menentukan masa depan daerahnya. Jadi harus kita perhatikan dan beri dukungan," ujar mantan Ketua DPRD Riau ini.
Berita Lainnya +INDEKS
Waspada Produk Kedaluwarsa, Wawako Pekanbaru Minta Warga Lebih Selektif Jelang Lebaran
PEKANBARU || Warga harus mewaspadai produk makanan maupun minuman kedaluwarsa jelang Lebaran 2026.
Plt Gubri Pastikan Perbaikan Jalan Provinsi di Kampar Berjalan Baik
KAMPAR || Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi ruas jal.
Terobosan Agung Nugroho! Sampah di Pekanbaru Bisa Disulap Jadi Cuan
PEKANBARU || Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho terus mempertegas komitmennya dalam mewuju.
Plt Gubernur Riau Lantik Direktur RSUD Arifin Achmad dan Sekretaris DPRD Riau
PEKANBARU || Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau (Gubri) SF Hariyanto resmi melantik dua pejabat .
Geger Dugaan Pesta LGBT, Wali Kota Pekanbaru Turun Tangan Segel New Paragon
PEKANBARU || Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, memimpin langsung penyegelan tempat hiburan mala.
Wawako Pekanbaru Lantik 22 Pejabat, Dorong Akselerasi Kinerja dan Pelayanan Publik
PEKANBARU || Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru, Markarius Anwar, melantik 22 pejabat eselon III .







