pilihan +INDEKS
PW MOI Riau Beri Tanggapan Soal Larangan Takbir Keliling, PJ Wako Pekanbaru Dianggap Tidak Pro Islam
PUBLIKTERKINI.COM,Pekanbaru - Larangan yang di sampaikan PJ Walikota Pekanbaru Muflihun, S.STP, M.AP, mengenai takbir keliling sangat menyinggung umat Islam. Pasalnya di saat perayaan HUT Pekanbaru kemarin, Pemko Pekanbaru dengan bangga mengundang artis ibukota dan dihadiri ribuan masyarakat, kenapa saat umat Islam merayakan hari keagamaannya PJ dengan mudah melarang dengan dalih surat edaran dari Menteri Agama.
Menanggapi hal itu Ketua Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (PW MOI) Riau Boma Harmen mengaku kecewa dengan kebijakan PJ Walikota Pekanbaru, yang melarang umat Islam melakukan takbir keliling. "Ini kebijakan apa, tidak ada pro ke umat Islam namanya, padahal saat ini beberapa kegiatan skala besar sudah boleh dilakukan kenapa umat muslim ingin merayakan idul adha dengan takbir keliling di larang. Saya pertanyakan agama PJ wako itu" ucapnya keras.
Boma yang juga Gubernur LSM LIRA Riau juga mempertanyakan alasan PJ Walikota melarang takbir keliling saat idul Adha nanti. Kenapa HUT Pemko Pekanbaru kemarin dirayakan dengan meriah bahkan ribuan masyarakat datang tanpa protokol kesehatan yang jelas, pakai artis segala menghabis anggaran yang tidak bermanfaat untuk masyarakat pekanbaru. Nah sekarang yang jelas-jelas merayakan hari besar umat Islam malah di larang takbir keliling dengan alasan Surat edaran dari menteri agama. "Jelas dia (PJ red) tidak pro ke umat Islam, kemarin dia buat acara besar hadir ribuan orang tidak ada aturan jelas soal prokes, sekarang dia larang umat muslim tambir keliling, mungkin PJ wako lupa UUD 1945 pasal 29 ayat 2 mengenai kebebasan beragama," Ucap boma yang di dampingi ketua PW MOI Kota Pekanbaru Aprianto.
Boma meminta dan menyarankan pada PJ Wako, berhentilah membuat kebijakan yang membuat gaduh, bekerjalah untuk Pekanbaru yang lebih baik. Karena PJ yang dia emban saat ini bukan dari pilihan warga Pekanbaru, jangan sampai warga Pekanbaru marah dan meminta dia untuk turun dari PJ Wako Pekanbaru. " Segara cabut larangan takbir keliling, biarkan umat islam khususnya warga pekanbaru merayakan idul adha dengan melakukan takbir keliling, jika tidak maka jangan salah warga Pekanbaru akan menurunkan dia dari kursi PJ Wako Pekanbaru karena kemarahan warga Pekanbaru atas kebijakan dia tidak pro ke umat muslim, " tutup Boma.
Berita Lainnya +INDEKS
PWMOI Riau Hadiri Pelantikan DPW PWMOI Kepri, Besarkan PWMOI Di Pulau Sumatera
BATAM || Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perkumpulana Wartawan Media Online Indonesia (PWMOI) Provin.
Polda Sumatera Barat Gelar Sarasehan Pemberian KUR dari Bank BRI Kepada Petani Jagung Binaan Polri Dalam Mendukung Swasembada Pangan
PASAMAN || Sumatra Barat: Polda Sumatera Barat terus memperkuat komitmennya dalam menyukseskan pr.
Danpuslatpur Hadiri Vicon Evaluasi KASAD, Tekankan Inovasi Prajurit
OKU TIMUR || Komandan Pusat Latihan Tempur (Danpuslatpur) Polsan Situmorang menghadiri video conf.
Agroforestry Gunung Anaga dan Gunung Hejo Jadi Laboratorium Media Week Pasis Seskoad
PURWAKARTA || Perwira Siswa Dikreg LXVII Seskoad TA 2026 melaksanakan praktik Media Week di kawas.
Danpuslatpur Resmikan Grand Opening English Corner di Puslatpur
MARTA PURA || Pusat Latihan Tempur TNI AD Martapura Baturaja (Puslatpur) secara resmi.
Upacara Kenaikan Pangkat Digelar, Danpuslatpur Beri Motivasi Prajurit
OKU TIMUR || Komandan Pusat Latihan Tempur (Danpuslatpur) Kodiklatad, Polsan Situmorang, memimpin.







