pilihan +INDEKS
Komunitas Aktivis Muda Minang Minta Kejari Padang Usut Tuntas Korupsi Anggaran KONI Padang Yang Menyeret Mahyeldi
PUBLIKTERKINI.COM,Padang - Sekelompok Aktivis menamakan diri sebagai Komunitas Aktivis Muda Minang (KONAMI) melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Kejaksaan Negeri Padang (8/06/2022).
Masa menyampaikan aspirasi agar Kejari Padang mengusut tuntas kasus dugaan korupsi dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Padang periode 2018-2020.
"Kita desak Kejari Padang untuk mengusut tuntas dugaan keterlibatan sejumlah nama pejabat dalam kasus ini," kata koordinator Konami Fikri Haldi saat berorasi di depan kantor Kejari Padang.
Pria yang kerap disapa Kuya Fikri ini mengungkapkan "dugaan keterlibatan nama pejabat seperti Mahyeldi, mantan Wali Kota Padang sudah diungkap oleh tersangka utama Agus Suardi yang merupakan mantan Ketua KONI Padang.
Kita datang untuk mendesak Kejaksaan Negeri Padang mengusut tuntas adanya keterlibatan sejumlah nama yang disebutkan oleh mantan ketua KONI kota Padang yang hari ini menjadi tersangka
"Dan Meminta adanya kepastian hukum dan kami sudah muak mendengar kasus yang terindikasi menyeret nama pejabat berujung SP3, Ujarnya
"Meminta kepala Kejaksaan Negeri Padang memenaggil sejumlah nama yang terlibat dalam kasus ini dalam waktu 1x24 jam sejak rilis ini di sampaikan.
"Atau kami akan datang dengan jumlah masa yang lebih banyak, dan menyurati Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Agung"
Kami juga menghimbau kepada aktivis pemuda dan mahasiswa agar bersama-sama mengawal kasus ini bersama, karna sudah sering kali kita menyaksikan kasus yang ada indikasi keterlibatan pejabat yang selalu berakhir dengan SP3.
Sementara itu, Pelaksana harian Kajati Padang, Budi Sastera mengatakan pihaknya memberi apresiasi terhadap dukungan yang diberikan Konami dalam kasus tersebut.
Menurut Budi, terkait dugaan keterlibatan sejumlah nama akan melihat fakta dipersidangan.
"Saat ini sudah ditetapkan tiga tersangka dan kasusnya tinggal menunggu saja disidangkan di pengadilan," kata Budi.
Sebelumnya diberitakan, tersangka utama Agus Suardi sempat bernyanyi dengan menyebut dugaan keterlibatan mantan Wali Kota Padang, Mahyeldi dan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Andri Yulika.
Bukti yang diungkap berupa kutipan percakapan antara Agus Suardi yang merupakan mantan Ketua KONI Padang yang merangkap bendahara PSP Padang dengan Mahyeldi dan Andri Yulika.
Dalam kutipan itu terdapat percakapan soal aliran dana klub sepakbola PSP Padang yang dititip dalam anggaran KONI sebesar Rp 500 juta.
Setelah bukti itu diungkap, kemudian pengacara Agus, Putri desiye tiba-tiba mengundurkan diri dengan alasan Agus tidak memberikan bukti tentang aliran dana untuk Pilgub dan pemilihan Ketua KNPI yang mau diungkap.
Kemudian setelah itu, Agus Suardi tidak lagi "bernyanyi" dan diam saat ditahan dan digiring ke Rutan.
Sebelumnya, Kejari Padang telah menyidik kasus dugaan korupsi dana KONI Padang periode 2018-2020.
Kejari menemukan kerugian negara Rp 3 miliar lebih dan telah menetapkan tiga tersangka.
Selain Agus Suardi juga ditetapkan Davidson dan Nazar yang merupakan pengurus KONI Padang zaman itu, saat ini ketiga tersangka sudah ditahan dan menunggu persidangan.
Berita Lainnya +INDEKS
PWMOI Riau Hadiri Pelantikan DPW PWMOI Kepri, Besarkan PWMOI Di Pulau Sumatera
BATAM || Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perkumpulana Wartawan Media Online Indonesia (PWMOI) Provin.
Polda Sumatera Barat Gelar Sarasehan Pemberian KUR dari Bank BRI Kepada Petani Jagung Binaan Polri Dalam Mendukung Swasembada Pangan
PASAMAN || Sumatra Barat: Polda Sumatera Barat terus memperkuat komitmennya dalam menyukseskan pr.
Danpuslatpur Hadiri Vicon Evaluasi KASAD, Tekankan Inovasi Prajurit
OKU TIMUR || Komandan Pusat Latihan Tempur (Danpuslatpur) Polsan Situmorang menghadiri video conf.
Agroforestry Gunung Anaga dan Gunung Hejo Jadi Laboratorium Media Week Pasis Seskoad
PURWAKARTA || Perwira Siswa Dikreg LXVII Seskoad TA 2026 melaksanakan praktik Media Week di kawas.
Danpuslatpur Resmikan Grand Opening English Corner di Puslatpur
MARTA PURA || Pusat Latihan Tempur TNI AD Martapura Baturaja (Puslatpur) secara resmi.
Upacara Kenaikan Pangkat Digelar, Danpuslatpur Beri Motivasi Prajurit
OKU TIMUR || Komandan Pusat Latihan Tempur (Danpuslatpur) Kodiklatad, Polsan Situmorang, memimpin.







