pilihan +INDEKS
Judi Pantai Cermin Dibekingi Oknum Dewan dan Aparat
PUBLIKTERKINI.COM,Sergai - Luar biasa…! Di Desa Batang Alih, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai, ternyata ada lokasi perjudian yang omzetnya ratusan juta dalam sehari. Macamnya pun ragam. Ada sabung ayam, dadu, hingga tembak ikan. Hebatnya lagi, pengelola berlindung di balik seorang oknum DPRD Sergai dan aparat yang bertugas di wilayah Pematang Siantar.
“Hebat kali judi sabung ayam kebal hukum. Berarti ada izin legalnya lah lokasi perjudian itu ya? Kok bisa pula oknum anggota dewan membekingi bersama seorang TNI. Luar biasa ini. Apa aparat gak tau, atau karena sudah menerima upeti makanya pura pura gak tau?” ketus Ketua DPD LSM Voice Of Society (VoSY) Sumatera Utara, Japana Naibaho kepada media ini, Jumat (10/6/2022).
Katanya lagi, pihaknya sudah mengantongi identitas aktor-aktor pengelola, termasuk oknum dewan dan aparat tersebut. Sehingga mereka akan membuat pengaduan secara resmi ke lembaga-lembaga terkait agar praktik perjudian yang dikelola Hasan dan kawan-kawan itu, bisa segera digerebek dan dihentikan untuk selamanya.
Hasil laporan warga itu, lanjut Japana, sudah mereka lakukan investigasi dan memang benar adanya. “Oleh karena itu, kita meminta kepada Kapoldasu, Pangdam serta Panglima TNi agar segera menutup lokasi tersebut. Kalau tidak ada aparat yang terlibat ikut serta, mana mungkin lokasi yang sudah berjalan 8 bulan itu dapat berjalan? Jangan nanti warga mengambil sikap tegas, barulah sibuk semuanya. Saya akan di depan agar lokasi judi yang menjadi musuh warga agar segera ditutup mengigat sudah sangat meresahkan,” pungkasnya.
Ditimpali seorang warga bernisial W, lokasi itu milik seorang anggota DPRD Serdang Bedagai. Aktifitas penyakit masyarakat itu bahkan sudah pernah diributi oleh warga, namun hanya berhenti sebentar lalu sudah kembali beroperasi lagi.
“Warga di situ sudah pernah ribut bang. Mereka menolak lokasi itu dijadikan arena judi sabung ayam. Soalnya sangat mengganggu warga. Bukanya hari Selasa, Kamis, Sabtu dan Minggu. Kalau buka, selain ribut, juga sangat mengganggu ketenangan warga di sana,” terangnya.
Sumber juga menyebutkan, karena ada keterlibatan deking dari aparat TNI yang punya posisi, membuat aktifitas perjudian di sana terus saja bermain dengan langgengnya. “Kami warga sudah bosan mengingatkan agar lokasi itu ditutup. Tapi hingga kini tak pernah digubris,” tandasnya.
Berita Lainnya +INDEKS
DPW GMPK Riau Kecam Keras Pengeroyokan Jurnalis di Siak: Intimidasi Terbuka Terhadap Pengawasan Publik
PEKANBARU || Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Provinsi Riau.
Operasi Senyap di Kamter! Satres Narkoba Polresta Pekanbaru Bongkar Jaringan Sabu, Dua Tersangka Diciduk
PEKANBARU || Upaya peredaran narkotika jenis sabu di kawasan Kampung Terendam (Kamter), Kota Peka.
Diduga Tidak Memiliki Izin Keramaian dari Kepolisian, THM Paragon Tetap Berani Beroperasional
PEKANBARU || Tempat Hiburan Malam (THM) Paragon yang pernah didemo mantan Gubernur Riau Edy Natar.
Teror Curanmor Kian Mengkhawatirkan, Motor Warga Hilang dalam Hitungan Menit di Sukajadi
PEKANBARU || Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali terjadi di Kota Pekanbaru. Kali.
Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Kembali Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Dua Pengedar Diamankan
PEKANBARU || Satresnarkoba Polresta Pekanbaru kembali berhasil mengungkap kasus tindak pidana pen.
Menang Praperadilan, Kuasa Hukum Bie Hoi Laporkan Empat Oknum Penyidik ke Irwasda dan Propam Polda Riau
PEKANBARU || Tim kuasa hukum Bie Hoi resmi melayangkan surat pengaduan ke Inspektorat Pengawasan .







